Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pedagang Terompet Mulai Berjualan di Sekitar Alun-Alun Jelang Tahun Baru

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 19 Desember 2024 | 20:49 WIB
MENYAMBUT TAHUN BARU: Sejumlah pedagang mulai menjajakan berbagai jenis terompet di sekitar Alun-Alun Lamongan. (Ahmad Asip / Radar Lamongan)
MENYAMBUT TAHUN BARU: Sejumlah pedagang mulai menjajakan berbagai jenis terompet di sekitar Alun-Alun Lamongan. (Ahmad Asip / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Jelang momen tahun baru, sejumlah pedagang terompet mulai berjualan di sekitar Alun-Alun Lamongan.

Salah satunya Kasianto, yang mengaku baru berjualan terompet di Alun-Alun Lamongan, Rabu (18/12). 

Pria asal Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi ini sehari-hari berjualan martabak di depan sekolah.

Namun, dia tak ingin melewatkan momen untuk mengais pundi-pundi rejeki, dari tingginya peminat terompet jelang pergantian tahun.

Dia merasa bersyukur, di hari pertama berjualan sudah laku delapan terompet. 

‘’Biasanya lebih dekat tahun baru, lebih laku, Tanggal 28 Desember dan 29 Desember itu,’’ ujar Kasianto sambil memperlihatkan terompet jualannya.

Ada beberapa jenis terompet yang dijajakannya, seperti terompet buatan pabrik berbahan plastik, terompet ular naga, dan terompet kupu-kupu. Menurut dia, terompet buatan pabrik yang paling laku karena tidak mudah rusak. 

Kasianto membuat sendiri terompet ular naga, yang stoknya sudah dipersiapkan sebulan sebelumnnya.

‘’Saya jualannya pagi jam 6 sampai jam 10 malam di dekat pasar tingkat (pasar baru Lamongan, Red),’’ ucapnya. 

Menurut dia, penjualan terompet pada dua tahun terakhir cukup stabil. Sedangkan harga terompet tahun lalu dan saat ini masih sama.

Untuk harga terompet yang dia jual mulai harga Rp 5 ribu sampai 25 ribu per unit. Sedangkan, terompet berukuran besar dipatok antara Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per unit. 

‘’Harapan mudah-mudahan jualan trompet laris,’’ imbuhnya. 

Samijo, pedagang terompet asal Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi juga baru sehari menjajakan terompet di sekitar Alun-Alun Lamongan.

Namun, dia mengaku belum ada satupun pembeli sejak berjualan mulai pagi hingga sore. Dia berharap pada hari selanjutnya banyak yang membeli.

‘’Hari pertama belum ada yang beli mas,’’ ucapnya dengan raut wajah sedih sedih. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#alun-alun lamongan #malam tahun baru #terompet