Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Lahan Pertanian Paling Terdampak Wacana Proyek Pembangunan Jalan Tol 

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 13 Agustus 2024 | 02:45 WIB
Ochiem / Radar Bojonegoro
Ochiem / Radar Bojonegoro

LAMONGAN, Radar Lamongan - Rencana pembangunan Tol Ngawi-Tuban-Bojonegoro-Gresik bakal melintasi sejumlah kecamatan di Lamongan.

Terdapat 40 desa di delapan kecamatan di Kota Soto yang terdampak. Proyek strategis nasional ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, serta sebagai peningkatan infrastruktur dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. 

Kepala Bappeda Lamongan, Sujarwo mengatakan, dari proyek tol nasional ini ada sejumlah kecamatan yang terdampak.

Antara lain Babat, Sekaran, Pucuk, Karanggeneng, Kalitengah, Turi, Deket, dan Glagah.

Saat ini prosesnya masih persiapan dokumen dan penyusunan dokumen Larap (land acquisition and resettlement action plan). Proses ini untuk mendapatkan data luasan dan kepemilikan lahan. 

Menurut dia, proyek ini merupakan program peningkatan infrastruktur dari pusat. Sehingga daerah akan menyesuaikan dengan beban tugas yang diberikan pusat.

‘’Ini proyek pusat, nanti teknisnya bagaimana kita sesuaikan, kalau harapannya tetap ada korelasi dengan jalur lingkar utara (JLU) yang sedang dikerjakan sekarang,’’ ujarnya.  

Jarwo menjelaskan, proyek tol ini akan melintasi sejumlah wilayah, terdiri dari sawah 75,43 persen, tambak 23,34 persen, dan permukiman 1,23 persen.

Dia menuturkan, proyek ini berkaitan dengan JLU. Sehingga dua program ini akan memberikan dampak bagi perekonomian di Lamongan. 

‘’Nanti kita lihat dulu desainnya, kalau bisa exit tolnya di wilayah Lamongan agar bisa dijadikan sentra ekonomi baru untuk warga sekitar,’’ harapnya.  

Sujarwo menambahkan, karena proyek nasional, sehingga semuanya ditangani pusat.

Namun daerah tetap mengawal, khususnya masalah wilayah terdampak dan memetakan alternatif yang terbaik untuk masyarakat. 

Proyek ini masih dalam pembahasan, jadi prosesnya masih panjang karena ada sosialisasi juga kepada warga terdampak.

‘’Kita tetap mengawal, intinya kalau ada program pusat harus bisa memberikan dampak ekonomi bagi warga lokal," imbuhnya. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #JLU Lamongan #jalan lingkar utara