LAMONGAN, Radar Lamongan – Pencairan dana dusun direncanakan Agustus.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan, M Zamroni, mengatakan, dana dusun sangat membantu desa untuk melakukan pemerataan pembangunan.
Dia menilai dana dusun juga bisa mendorong semangat warga untuk berpartisipasi meningkatkan pembangunan di lingkungannya.
“Jadi dengan dana dusun ini, selain sharing desa, ada juga warga yang hibahkan tanahnya untuk mendukung program pembangunan pemerintah,” klaimnya.
Menurut Zamroni, ada 1.431 dusun yang menerima dana tersebut.
Nilainya sama, Rp 35 juta per dusun.
Prioritas peruntukannya, peningkatan infrastruktur dan jalan dusun, saluran air, drainase, dan peningkatan jalan makadam.
Dana dusun juga bisa dimanfaatkan untuk pengadaan tandon air daerah rawan bencana kekeringan, rehab embung, rehab dam dan parit, renovasi RTLH, dan penyediaan sarana air bersih.
Zamroni menjelaskan, dana dusun sifatnya swakelola yang ditransfer ke kas desa langsung.
Dana dusun ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Pembangunan yang merata bisa mempermudah akses perekonomian di wilayah tersebut.
“Intinya adanya dana dusun ini diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi hingga tingkat terbawah sehingga bisa terwujud kesejahteraan yang merata,” jelasnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma