Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sapi Limosin Paling Diminati untuk Hewan Kurban, Begini Alasannya

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 18 Juni 2024 | 01:46 WIB
ANTISIPASI: Salah satu dokter hewan sedang memeriksa sapi yang dijual di Pasar Hewan Tikung, Minggu (16/6). (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
ANTISIPASI: Salah satu dokter hewan sedang memeriksa sapi yang dijual di Pasar Hewan Tikung, Minggu (16/6). (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

LAMONGANRadar Lamongan — Transaksi penjualan di Pasar Hewan Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung mengalami jelang perayaan kurban hari ini (17/6).

Pantauan di Pasar Hewan Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, tahun ini penjualan sapi meningkat hingga 20 persen.  

Kepala UPT Pasar Hewan Tikung Lamongan, Isrofil membenarkan, terjadi peningkatan penjualan dibanding tahun lalu, karena wabah penyakit PMK sudah tidak ada.

Minat pembeli juga sudah mulai meningkat, kata Isrofil saat ditemui di Kantor UPT Pasar Hewan Tikung.

Dia menjelaskan, untuk ternak yang dijajakan di pasar hewan juga cukup beragam, meliputi limosin, simental, dan lokal.

Namun, diakuinya, untuk sapi yang mendominasi penjualan yakni sapi limosin.

Yang sering dicari oleh masyarakat itu jenis limosin, alasannya karena dari segi dagingnya dan gagahnya sapi, imbuhnya. 

Bambang, salah satu pedagang sapi asal Kecamatan Mantup menuturkan, untuk sapi tahun ini sangat mahal.

Sebab, jumlah sapi berkurang akibat penyakit sebelumnya. 

Banyak peminatnya limosin. Untuk kurban harganya berkisar Rp 25 juta hingga Rp 23 juta per ekor, terangnya. 

Menurut dia, penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini sudah menyusut.

Meski begitu, dia mengaku masih melakukan perawatan sapi lebih intensif. Sebab khawatir sapi yang dijualnya terkena PMK seperti tahun lalu. 

Tiap tahun menjual di sini, sangat meningkat tahun ini, tukasnya. 

Salah satu dokter hewan, Cita menuturkan, pihaknya sedang memeriksa kesehatan pada sapi yang ada di Pasar Hewan Tikung.

Dia mengakui tidak menemukan sapi yang menunjukkan gejala penyakit. 

Editor : Anjar D. Pradipta
#hewan kurban #pasar hewan #lamongan #sapi limosin