LAMONGAN, Radar Lamongan – Jemaah lanjut usia (lansia), sakit maupun risiko tinggi (risti) disediakan bus khusus menjelang puncak haji Arafah Muzdalifah Mina (armuzna) untuk wukuf di Arafah 9 Zulhijah (15/6).
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur, mengatakan, lintasan bus untuk perjalanan armuzna bakal dibagi.
Ada bus khusus jemaah lansia, sakit, dan risti yang tanpa mabit (bermalam) di Muzdalifah.
Jemaah murur atau melintasi saja.
‘’Murur ini melintasi saja, tanpa menginap berlama-lama, jemaah hanya cukup melintas di malam itu,’’ katanya.
Sementara jemaah nonmurur atau mabit di Muzdalifah, lanjut dia, menggunakan bus antarkota.
Kapasitasnya, 47 jemaah per bus.
‘’Seluruh jemaah nonmurur di Arofah sudah dibawa ke Muzdhalifah,’’ katanya.
Ghofur menjelaskan, petugas kloter sudah melakukan survei titik lokasi di Mina maupun Arofah.
Nantinya, setiap kloter masuk tenda yang sama.
‘’Satu kloter masuk ditenda semua,’’ ujarnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma