LAMONGAN, Radar Lamongan — Belum semua calon jemaah haji (CJH) Lamongan melengkapi berkas dokumennya. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur, mengatakan, dokumen yang belum dilengkapi itu paspor maupun biovisa.
Estimasi kita jemaah haji Kabupaten Lamongan tahun 2024 ini sekitar 1.900-an. Kalau sudah terkirim hampir 1.560 dokumen, tinggal selisih 340-an. Ini sambil jalan. Kita ada sisa waktu satu bulan setengah melakukan percepatan itu, ujarnya.
Ghofur mengatakan, bagi CJH yang berhalangan hadir saat biovisa massal, bisa mendatangi kantor kemenag. Pelaksanaan biovisa sendiri tidak lancar 100 persen.
Beberapa hari lalu ada kendala perekaman. Bahkan, total 15 orang tidak keluar hasil rekamannya.
Alhamdulillah sudah koordinasi dengan RSUD. Bagi gagal rekam biovisa hambatan sidik jari mauapun wajah, masih dimungkinkan upload dengan surat keterangan dokter forensik, ucapnya
Ghofur mengatakan, pemberangkatan jemaah haji melalui embarkasih Surabaya ke Juanda. Ada program imigrasi Arab Saudi yang ditempatkan di Juanda. Nilai manfaatnya, nanti jemaah sudah dilakukan pemeriksaan haji di tanah air. Kalau sudah pemeriksaan dokumen haji, saat datang ke arab Saudi tidak dilakukan pemeriksaan kembali, jelasnya.
Se-Indonesia ini layanan fast track ada dua, Jakarta dan Surabaya, imbuhnya.
Seperti diberitakan, CJH Lamongan masuk kloter 4, 5, 6, 7, dan 8. Mereka yang berhak berangkat dari Lamongan mulai 11 Mei nanti adalah CJH yang sudah melunasi bipih tahap I dan II.
Pelunasan tahap kedua bagi 145 CJH gagal sistem tahap satu serta pemohon pendampingan dan penggabungan, sudah berakhir (26/3). Kemarin di last minute yang tidak melunasi sekitar 15 jemaah, katanya.
Menurut Ghofur, awalnya 142 CJH yang berhak melunasi di tahap dua. Data di siskohat terakhir menjadi 145 CJH karena ada penambahan CJH mutasi.
Dari kabupaten yang penduduknya Kabupaten Lamongan, tapi pengajuan penggabungan pendampingannya dari luar kabupaten, ucap Ghofur.
Sehingga, lanjut dia, dari 2.172 CJH, 1.743 CJH di antaranya sudah melakukan pelunasan di tahap I dan II. (sip/yan)
Wilker Bojonegoro masuk gelombang pertama dan kloter awal pada quroh, dan Lamongan rencana bakal isi lima kloter yakni 4,5,6,7 dan 8, otomatis perlu melakukan akselerasi percepatan
Ghofur mengatakan sudah hampir 85 persen persiapan dokumen haji, mulai paspor maupun biovisa, dan sudah dikirim ke embarkasih Surabaya, tinggal 10-15 persen yang menyusul, kurang lebih 300 CJH.
Editor : Arya Nata Kesuma