Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mi Sambal, Primadona Ramadan di Masjid Rahmat Desa Sugihwaras Kecamatan Deket

M. Gamal Ayatollah • Kamis, 5 Maret 2026 | 19:16 WIB

HASIL GOTONG - ROYONG: Bangunan Masjid Rahmat di Desa Sugiwaras, Kecamatan Deket hasil dari swadaya warga di desa maupun perantauan.
HASIL GOTONG - ROYONG: Bangunan Masjid Rahmat di Desa Sugiwaras, Kecamatan Deket hasil dari swadaya warga di desa maupun perantauan.

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Matahari yang mulai merunduk menuju ufuk barat membawa kesadaran sebagian warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket untuk berangkat ke Masjid Rahmat.

Mereka memadati selasar masjid yang mengalami renovasi besar pada 2005 itu.

Sembari menyimak kultum, para jemaah itu menanti saat berbuka.

Sebuah ritual kolektif yang menghangatkan suasana desa.

Kepala Desa Sugihwaras, Ilham Sujiono, menceritakan, renovasi kala itu adalah monumen gotong royong.

"Renovasi masjid ini Mas, murni dari masyarakat sendiri, bantuan dari warga perantuan yang sukses menjual soto," tuturnya. 

Setelah 2005, renovasi masjid terus dilakukan. Namun, perbaikan dilakukan hanya pada bagian — bagian tertentu.

Nyaris seluruh proses kasar pembangunan, pembelian material hingga pengecoran dilakukan secara swadaya oleh warga.

Saat memasuki fase finishing, barulah tukang dipanggil untuk memberikan sentuhan akhir. 

Ada romantisme sosiologis di balik kemegahan yang sedang dikejar di Desa Sugiwaras.

Setiap kali panen raya tiba, deru mesin perontok padi atau jaring-jaring di tambak membawa berkah yang tak dinikmati sendiri.

Sebagian hasil bumi itu langsung "dititipkan" ke kotak amal masjid. Tradisi ini telah mengakar, sebuah bentuk syukur atas tanah yang subur.

Dalam satu musim Ramadan, pundi-pundi infak bisa terkumpul Rp 75 juta hingga Rp 100 juta.

Sebagian donatur itu menyumbang sekaligus untuk mengirimkan doa bagi para leluhurnya yang telah berpulang. 

Sisi lain kemeriahan Ramadan di desa ini, setiap hari tak kurang dari 300 porsi takjil dan hidangan berbuka dibagikan.

Ada satu primadona kuliner berbuka yang hanya muncul di Ramadan: mi sambal. Ini adalah hidangan ikonik berupa mi kuning yang diguyur sambal kacang. Sebuah kuliner sederhana yang memeluk lidah, namun menyimpan kerinduan mendalam. Sebab, tidak ada yang membuat pada hari - hari biasa. (mal/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#masjid rahmat #bulan suci #lamongan #ramadan #gotong royomg warga #Kecamatan Deket