Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Serunya Lompat di Trampolin, Senam Bakar Kalori, Ini Batasan Berat Badan Maksimal bagi Peserta

Rika Ratmawati • Minggu, 3 Agustus 2025 | 01:10 WIB
SENAM DENGAN MANTUL – MANTUL: Sejumlah ibu berolahraga trampolin agar stamina terjaga dan kondisi tubuhnya tetap ideal. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
SENAM DENGAN MANTUL – MANTUL: Sejumlah ibu berolahraga trampolin agar stamina terjaga dan kondisi tubuhnya tetap ideal. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Suara musik di lantai dua itu terdengar agak keras.

Sejumlah perempuan asyik mengikuti arahan dan gerakan tubuh instruktur di atas trampolin.

Trampolin menjadi salah satu jenis olahraga yang mengandalkan teknik melompat.

Meski terkesan hanya melompat dan mantul – mantul di atas matras yang ada rangka baja dan pegas, kalori yang dibakar cukup banyak.

Olahraga ini disarankan bagi mereka yang sibuk bekerja dan ingin menurunkan berat badan.

Indah Alviani, salah satu ibu rumah tangga, mengaku aktif berolahraga sejak masih bekerja, sekitar 2011.

Dia pernah mencoba beberapa olahraga yang tujuannya sama, menjaga bentuk tubuh tetap ideal.

Seperti aerobik, gym, hingga poundfit.

Perempuan yang tinggal di Perum Javaland ini akhirnya bergabung di olahraga trampolin karena merasa manfaatnya bisa mengusir rasa lelah.

Tubuhnya juga terasa lebih fresh.

Selain kebutuhan, dia berolahraga juga untuk menambah pertemanan.  

“Kalau dulu masih kerja menyesuaikan jam kerja, sekarang ada anak jadi harus bisa membagi waktu juga,” terang ibu tiga anak itu.

Awal mengikuti trampolin, Indah sempat merasa takut karena melakukan beberapa gerakan di atas trampoline.

Setelah rutin berlatih, dia akhirnya merasa nyaman. Apalagi pelatihnya juga sabar.

Bagi pemula yang ingin berolahraga seperti dirinya, Indah mengingatkan beberapa hal.

Trampolin dan pundfit termasuk olahraga kardio. Pemula juga bisa memilih yoga hingga gym. Pilihannya harus menyesuaikan kondisi tubuh.

Pemula juga harus menyiapkan outfit. Minimal, baju dan sepatu yang nyaman untuk berolahraga.

“Kalau saya, intinya yang digunakan harus nyaman. Untuk yang pemula ikut trampoline, sebaiknya pakai pelindung lutut supaya posisi drop lutut tidak sakit,” pesannya.

Pelatih trampolin Helo Fit Lamongan, Anita, mengatakan, trampolin ini bedanya dilakukan di atas matras yang lentur, sehingga keseimbangan tubuh sangat diperlukan.

Ada berat ideal bagi peserta. Yakni, maksimal 90 kilogram (kg) untuk pemula dan 80 kg bagi peserta kelas advance.

Selain itu, calon peserta harus dalam kondisi sehat. Bagi pemula disarankan latihan strength dan endurance lebih dulu.

“Alhamdulillah setiap sesi full dan ada kelas tambahan, cukup bagus karena kesadaran olahraga cukup baik,” tuturnya.

Sebagai pelatih, dia selalu berusaha mengupdate ilmu. Dia juga sudah mengikuti kepelatihan dan mendapatkan lisensi sebelum membuka kelas.

Sehingga, peserta bisa aman melakukan teknik dengan benar di setiap gerakan di kelas. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#trampolin #olahraga #lamongan #poundfit #senam