Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Getah Pohon Ini Jadi Kemenyan Bernilai Jutaan, Begini Proses Panennya

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 17 Juli 2025 | 00:00 WIB
Tak hanya untuk tradisi, kemenyan juga jadi bahan penting dalam parfum, pengobatan alami, dan pengharum ruangan.
Tak hanya untuk tradisi, kemenyan juga jadi bahan penting dalam parfum, pengobatan alami, dan pengharum ruangan.

RADARLAMONGAN.CO - Tak banyak yang tahu bahwa aroma harum dari parfum mewah hingga dupa ritual di berbagai belahan dunia bisa jadi berasal dari hutan-hutan pegunungan di Indonesia.

Adalah pohon Styrax, penghasil kemenyan, yang telah menjadi komoditas bernilai tinggi sejak ratusan tahun lalu.

Pohon Styrax dikenal sebagai sumber utama kemenyan Indonesia, terutama dari jenis Styrax benzoin dan Styrax sumatrana.

Tanaman ini tumbuh subur di dataran tinggi seperti Tapanuli, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara, serta sebagian wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Kemenyan diperoleh dari getah batang pohon yang disadap secara hati-hati. Luka pada batang akan mengeluarkan getah bening yang kemudian dibiarkan mengering selama beberapa hari hingga menjadi resin keras beraroma khas.

Resin inilah yang disebut kemenyan dan digunakan dalam berbagai industri. Kemenyan Indonesia telah lama menjadi komoditas ekspor unggulan.

Selain dimanfaatkan untuk dupa dan pengobatan tradisional, kemenyan juga menjadi bahan baku penting dalam industri parfum kelas dunia karena berfungsi sebagai fixative, yakni penstabil aroma agar tahan lama.

Pada tahun 2024, nilai ekspor kemenyan Indonesia tercatat mencapai lebih dari US$52 juta atau setara dengan Rp847 miliar, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik terbaru.

Permintaan global terhadap kemenyan terus meningkat seiring tren penggunaan bahan alami dalam industri kecantikan, kesehatan, dan aromaterapi.

Hal ini menjadikan pohon Styrax sebagai aset hayati yang strategis dan bernilai ekonomi tinggi bagi Indonesia. (jar)

Editor : Anjar D. Pradipta
#parfum #kemenyan #aceh #ekspor #Sumatra #industri kecantikan