Pemkab Lamongan Genjot Normalisasi Irigasi, Komisi C DPRD Minta Jadi Prioritas Setelah Jamula.

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:40 WIB
GENJOT NORMALISASI: Salah satu jaringan irigasi yang masih ada ketersediaan airnya. Normalisasi diperlukan agar para petani tidak kesulitan mendapatkan air. (Istimewa/Radar Lamongan)
GENJOT NORMALISASI: Salah satu jaringan irigasi yang masih ada ketersediaan airnya. Normalisasi diperlukan agar para petani tidak kesulitan mendapatkan air. (Istimewa/Radar Lamongan)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pemkab Lamongan menggenjot penataan infrastruktur pengairan secara masif guna menjaga pasokan air sektor pertanian.

Tahun ini, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Lamongan memfokuskan pengerjaan pada normalisasi puluhan embung serta ratusan jaringan irigasi yang tersebar di wilayah kabupaten.

"Untuk normalisasi embung tahun ini ada 49 titik. Kemudian jaringan irigasi sebanyak 245 titik," kata Kepala Dinas SDABK Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi. 

Baca Juga: P-APBD 2026 Hujan Catatan dari Tujuh Fraksi DPRD Lamongan. Ini Alasannya

Penanganan jaringan irigasi meliputi sejumlah kegiatan. Di antaranya perkuatan tebing sungai atau saluran, pembangunan saluran irigasi, peningkatan irigasi pedesaan, serta operasi dan pemeliharaan jaringan dan sluice di wilayah Bengawan Jero.

Selain itu, terdapat tambahan kegiatan 16 titik dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

"Harapannya menata kelola kelancaran distribusi air sehingga petani bisa memanfaatkan dengan baik, dan meningkatkan produktifitas petani," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Lamongan Dorong Tata Kelola untuk Tekan Kebocoran Pajak

Ketua Komisi C DPRD Lamongan Mahfud Shodiq meminta normalisasi embung dan saluran irigasi harus menjadi salah satu program prioritas, setelah program Jamula.

Sebab, ketersediaan air menjadi persoalan krusial bagi sektor pertanian di Lamongan.

"Setelah jalan selesai, kita mendorong normalisasi sungai dan embung di desa. Semua kita lakukan untuk mendukung swasembada pangan sebagaimana program pemerintah nasional," katanya.

Mahfud mengatakan, banyak sungai dan embung di lapangan yang mulai mengalami pendangkalan.

"Kita mendorong, makanya sejak dini sungai perlu kita benahi," jelasnya.

Politisi PKB tersebut menambahkan, DPRD Lamongan akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait kewenangan normalisasi rawa dan sungai yang menjadi kewenangan nasional, provinsi, maupun kabupaten.

" Kami akan pantau terus," tuturnya. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
normalisasi embung dprd lamongan program prioritas saluran irigasi Pemkab Lamongan