Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Komisi C DPRD Lamongan Soroti Banjir Bengawan Jero, Minta APBD Dialokasikan untuk Normalisasi Sungai dan Waduk

Ahmad Asif Alafi • Senin, 23 Februari 2026 | 18:19 WIB

MAKSIMALKAN TAMPUNGAN AIR: Tahun ini sejumlah waduk, rawa, dan embung bakal dinormalisasi.
MAKSIMALKAN TAMPUNGAN AIR: Tahun ini sejumlah waduk, rawa, dan embung bakal dinormalisasi.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Komisi C DPRD Lamongan memberikan perhatian terhadap sejumlah wilayah Bengawan Jero yang masih tergenang banjir. Komisi yang membidangi pembangunan itu mengingatkan OPD terkait agar melakukan upaya preventif.

Ketua Komisi C DPRD Lamongan Mahfud Shodiq mengatakan, pihaknya mendorong adannya normalisasi embung, waduk, dan rawa. Sebelumnya pihaknya bersama OPD terkait telah berkoordinasi ke BBWS dan Kemneterian PU terkait hal itu.

‘’Alhamdulillah, Insya Allah tahun depan volume pengerukan dan normalisasi akan ditambah,’’ ujarnya.

Mahfud juga meminta agar ada alokasi APBD untuk normalisasi sungai, rawa, waduk untuk penanganan banjir. ‘’Harapan saya paling tidak mengurangi volume banjir di Lamongan,’’ katanya.

Sementara itu, salah satu warga Kecamatan Kalitengah Sujono mengatakan, untuk rumahnya masih tergenang banjir. Pihaknya berharap ada Solusi jangka panjang dalam penanganan banjir. Seperti diketahui, banjir ini terjadi sejak Bulan Desember 2025.

‘’Kami berharap banjir ini segera teratasi, dengan solusi jangka panjang,’’ ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Lamongan Erwin Sulistya Pambudi menuturkan, tahun ini terdapat normalisasi waduk kewenangan kabupaten. Meliputi 25 waduk dan rawa dengan volume galian 419.075 meter kubik.

Selain itu, pihaknya berencana menormalisasi puluhan titik sungai, saluran irigasi, dan drainase. ‘’Normalisasi embung desa sebanyak 49 titik lokasi dengan volume galian 290.852 meter kubik,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan, tujuan normalisasi waduk dan embung juga menjaga ketahanan pangan. Waduk dan embung berfungsi sebagai penyuplai air untuk sawah, sekaligus menjadi penahan agar air tidak langsung mengalir ke wilayah hilir. Seperti kawasan Bengawan Njero yang kerap tergenang saat curah hujan tinggi.

‘’Kalau waduk dan embung kita gali maksimal, otomatis volume tampungannya meningkat. Selain itu, saluran irigasi juga bisa mengalirkan air lebih optimal,” pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#banjir #Bengawan Jero #dprd lamongan #lamongan