Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Diwarnai Walk Out Ketua Fraksi PDIP, Begini Alasannya

Ahmad Asif Alafi • Kamis, 10 Juli 2025 | 19:28 WIB

 

Ketua F-PDIP, Erna Sujarwati menyampaikan aspirasi dalam forum, sebelum akhirnya memilih walk out karena kecewa laporan PU fraksi diserahkan langsung tanpa dibacakan. 
Ketua F-PDIP, Erna Sujarwati menyampaikan aspirasi dalam forum, sebelum akhirnya memilih walk out karena kecewa laporan PU fraksi diserahkan langsung tanpa dibacakan. 

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Rapat paripurna penyampaian pandangan umum (PU) fraksi atas P-APBD 2025, Rabu (9/7), sempat memanas. Dari 34 anggota legislatif yang hadir, mayoritas menghendaki laporan PU fraksi diserahkan langsung tanpa dibacakan.

Sebaliknya, Ketua F-PDIP DPRD Lamongan, Erna Sujarwati menginginkan agar laporan PU dibacakan. Sehingga rapat paripurna tidak terkesan hanya formalitas saja.

Setelah divoting ulang, mayoritas peserta rapat paripurna tetap menghendaki langsung diserahkan. Merasa kecewa, Erna memilih walk out dari ruang paripurna DPRD Lamongan.

Erna mengungkapkan, alasan keluar dari forum paripurna karena ingin laporan PU fraksi dibacakan. Sebab, dia menilai, PU ini penting sebagai dasar pemahaman seluruh fraksi, untuk bisa mengkritisi dan memberikan masukan pada P-APBD.

‘’Ini adalah bentuk tugas dan bentuk tanggung jawab saya dan teman-teman sekalian,’’ ujarnya.

‘’Seyogyanya ini menjadi catatan kita bersama, bahwa setiap paripurna pandangan umum harus dibacakan oleh fraksi,’’ ujarnya.

Politisi berkacamata itu merasa kecewa atas keputusan forum. Menurut dia, kolektif kolegial itu tidak hanya voting, tapi seharusnya musyawarah mufakat.

‘’Kalau mau walk out, sejak lama mau walk out, berapa kali PU selalu gitu (diserahkan langsung tanpa dibacakan),’’ ucap politisi berjilbab tersebut.

Wakil Ketua F-PDIP, Supono mengaku sangat menghargai keputusan ketua fraksi serta mendukung untuk dibacakan.

Namun, pihaknya mengikuti keputusan forum yang mayoritas menghendaki langsung diserahkan.

‘’Saya mengikuti apa yang menjadi keputusan paripurna. Terkait walk out-nya ketua fraksi, itu saya anggap tidak secara kelembagaan,’’ imbuhnya.

Ketua DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi merespon aksi walk out tersebut. Menurut dia, laporan PU fraksi bisa dibacakan atau diserahkan langsung.

Terpenting, lanjut dia, tidak mengurangi substansi isi dari PU. Kemudian saat menawarkan kepada forum, banyak anggota yang setuju diserahkan langsung tanpa dibacakan.

‘’Kita tahu, beda fraksi mungkin beda pandangan, tapi itu suatu dinamika yang mungkin menjadi pelajaran kita lah, untuk lebih dewasa dalam berpolitik,’’ ucap politisi F-PKB tersebut. (sip/ind)

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#dprd lamongan #lamongan #pandangan umum #paripurna