LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – DPRD meminta Pemkab Lamongan melakukan percepatan infrastruktur. Hal itu disampaikan dalam paripurna pengantar nota keuangan Raperda P-APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2025, kemarin (3/7).
Ketua DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi mengatakan, setelah mendengar penjelasan Bupati Lamongan akan dibahas di tiap komisi.
“Lalu dibahas dengan banggar bersama eksekutif, dalam hal ini dinas terkait tim anggaran pemda,” terang politisi F-PKB tersebut.
Freddy menilai, sektor infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar. Apalagi, diakuinya, tidak ada bantuan sama sekali infrastruktur jalan dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Lamongan.
“Untuk itu kita harus bekerjasama dengan instansi yang memiliki kapasitas untuk mencukupi anggaran itu (infrastruktur jalan, Red), bisa banyak model yang bisa kita pilih,” ujarnya.
Baca Juga: PT LIB Tak Restui PSBS di Bandung, Stadion Surajaya Lamongan Jadi Opsi Usulan
Wakil Ketua III DPRD Lamongan, Imam Fadlil berharap, dimasifkan kembali percepatan Jamula yang menjadi program prioritas agar target bisa goal.
“Jadi kami berharap lewat P-APBD, infrastruktur ini harus digencot perbaikannya,” ucapnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, P-APBD diprioritaskan untuk kebutuhan dasar masyarakat.
Diantaranya bidang infrastruktur, pendidikan dan olahraga, bidang kesehatan dan lingkungan hidup, serta bidang koperasi.
Dalam bidang infrastruktur difokuskan pada upaya peningkatan, rehabilitasi, dan pemeliharaan infrastruktur dasar. Khususnya jaringan jalan, pengairan, dan sarana pertanian.
“Kebijakan diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta menopang ketahanan pangan daerah dan percepatan pertumbuhan ekonomi lokal,” tuturnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta