SMKN 1 Lamongan Hidupkan Legenda Rama dan Shinta di Lamongan Night Carnival 2026

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB
Penampilan carnival SMKN 1 Lamongan dalam Lamongan Night Carnival 2026. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Penampilan carnival SMKN 1 Lamongan dalam Lamongan Night Carnival 2026. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Gemerlap lampu malam Lamongan Night Carnival 2026 menjadi panggung bagi SMKN 1 Lamongan, untuk menghadirkan kembali salah satu kisah legendaris pewayangan, Rama dan Shinta.

Kisah tentang kesetiaan, keteguhan cinta, perjuangan, hingga kemenangan kebaikan atas kejahatan itu dikemas dalam sebuah penampilan penuh kreativitas.

Baca Juga: Hindari Motor Putar Balik, Truk Nyangkut di Median Jalan Nasional Lamongan - Babat

SMKN 1 Lamongan turut ambil bagian dalam Lamongan Night Carnival 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamongan, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dalam penampilannya, sekolah tersebut mengangkat tema legenda Rama dan Shinta sebagai mahakarya budaya yang sarat pesan moral.

Kepala SMKN 1 Lamongan Sufa’at, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan, keikutsertaan SMKN 1 Lamongan dalam Lamongan Night Carnival tidak sekadar untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Siswi SMKN 1 Lamongan anggun dalam balutan kostum seragam. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Siswi SMKN 1 Lamongan anggun dalam balutan kostum seragam. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

Namun, juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan kembali kekayaan budaya kepada generasi muda.

‘’Melalui penampilan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali mengenal kisah-kisah budaya yang sarat dengan nilai kehidupan. Kisah Rama dan Shinta mengajarkan tentang kesetiaan, keteguhan, perjuangan, serta keyakinan bahwa kebaikan pada akhirnya akan mengalahkan kejahatan,” ujarnya.

Dalam alur cerita yang ditampilkan, kisah bermula ketika Shinta, istri tercinta Pangeran Rama, diculik Rahwana, Raja Alengka. Penculikan itu terjadi melalui tipu daya kijang emas.

Rama pun tidak tinggal diam. Dalam upayanya menyelamatkan Shinta, Rama mendapat bantuan Hanoman, panglima kera putih yang kemudian memimpin pasukan Wanara menuju Alengka untuk menghadapi kekuatan Rahwana.

Pertarungan besar antara pasukan Rama dan Rahwana pun menjadi bagian dramatis dalam penampilan tersebut. Berbagai tokoh legendaris seperti Hanoman, Indrajit, hingga Kumbhakarna turut mewarnai perjalanan kisah yang menggambarkan perjuangan panjang dalam menegakkan kebenaran.

Puncaknya, Rama maju menghadapi Rahwana. Dengan panah sucinya, Rama akhirnya mengalahkan Raja Alengka. Shinta pun berhasil diselamatkan dan cahaya keadilan kembali hadir setelah melalui perjuangan panjang.

SMKN 1 Lamongan menghadirkan salah satu kisah legendaris pewayangan, Rama dan Shinta dalam Lamongan Night Carnival.  (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
SMKN 1 Lamongan menghadirkan salah satu kisah legendaris pewayangan, Rama dan Shinta dalam Lamongan Night Carnival. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

Sufa’at menambahkan, pengemasan kisah Rama dan Shinta dalam Lamongan Night Carnival juga menjadi bukti bahwa cerita budaya klasik tetap dapat disajikan secara menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

‘’Anak-anak muda memiliki kreativitas yang luar biasa. Ketika kreativitas itu dipadukan dengan kekayaan budaya bangsa, tentu akan menghasilkan karya yang tidak hanya menarik untuk ditonton, tetapi juga memiliki nilai dan pesan yang kuat,” tambahnya.

Baca Juga: Persela Lamongan Berambisi Raih Kemenangan Atas Persis Solo pada Laga Perdana Liga Championship

Melalui penampilan tersebut, SMKN 1 Lamongan ingin mempersembahkan sebuah karya yang memadukan keanggunan budaya dengan kreativitas generasi muda. Sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai luhur dalam kisah legenda tetap dapat menjadi inspirasi bagi kehidupan masa kini.

Kehadiran kontingen SMKN 1 Lamongan pun menambah semarak Lamongan Night Carnival 2026. Di bawah sorot lampu malam, kisah suci Rama dan Shinta kembali hidup, membawa pesan tentang kesetiaan, perjuangan, kesucian jiwa, serta kemenangan kebaikan atas kejahatan. (lam/ind)

Editor : Indra Gunawan
Lamongan Carnival Night