Tampil Spektakuler di Lamongan Night Carnaval 2026, MAS Lamongan Usung Harmoni Nusantara

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:35 WIB
Perwakilan siswa MAS didampingi Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan Ustadz Setyo Agung Laksono memberikan cenderamata kepada Bupati Lamongan, Yuhornur Efendi saat Lamongan Night Carnival 2026. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Perwakilan siswa MAS didampingi Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan Ustadz Setyo Agung Laksono memberikan cenderamata kepada Bupati Lamongan, Yuhornur Efendi saat Lamongan Night Carnival 2026. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Riuh tepuk tangan dan yel-yel penonton mengiringi langkah kontingen MA Unggulan Sabilillah (MAS) Lamongan saat menyusuri rute Lamongan Night Carnaval (LNC) 2026, Sabtu malam (12/9).

Mengusung tema ”Harmoni Nusantara, Lamongan Megilan”, madrasah yang beralamat di Jalan Sumargo, Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan Lamongan tersebut sukses menyuguhkan penampilan yang memukau ribuan masyarakat.

Baca Juga: Hindari Motor Putar Balik, Truk Nyangkut di Median Jalan Nasional Lamongan - Babat

Kontingen MAS Lamongan diberangkatkan dari kawasan timur Alun-Alun Lamongan. Selanjutnya, rombongan menyusuri rute karnaval hingga garis finis di kawasan Jalan Gajah Mada.

Sepanjang perjalanan, antusiasme penonton terlihat begitu tinggi. Sejumlah penonton bahkan terdengar meneriakkan yel-yel dukungan.

Diantaranya, ‘’MA Unggulan Sabilillah meraih prestasi, MA Unggulan Sabilillah luar biasa’’. Sambutan tersebut menjadi salah satu bukti tingginya apresiasi masyarakat terhadap kreativitas yang ditampilkan para siswa-siswi MAS Lamongan.

Barisan kontingen MAS Lamongan dibuka dengan pemimpin barisan yang membawa panji Merah Putih dan bendera madrasah.

Setelah itu, hadir barisan Pesona Balinisia yang menampilkan siswa dengan balutan pakaian adat Bali yang khas.

Kemeriahan berlanjut melalui barisan Adat Nusantara. Para siswa mengenakan kostum bernuansa berbagai budaya daerah di Indonesia.

Baca Juga: Tempat Warkop Menyamar di Desa Pandanpancur Jual Miras Berbagai Merek

Tak kalah menarik, terdapat barisan Lamongan Megilan. Siswa mengenakan kostum yang merepresentasikan berbagai program unggulan Kabupaten Lamongan, seperti Jamula, MegPreneur, GLMQ, dan sejumlah program lainnya.

Konsep tersebut menjadi bentuk dukungan MAS Lamongan terhadap berbagai program pembangunan yang digagas Pemkab Lamongan.

Penampilan semakin semarak melalui Pesona Nusantara, yang memadukan kostum carnival dari berbagai daerah di Indonesia dengan kesenian tradisional.

Barisan kontingen MAS Lamongan dibuka dengan pemimpin barisan yang membawa panji Merah Putih dan bendera madrasah. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Barisan kontingen MAS Lamongan dibuka dengan pemimpin barisan yang membawa panji Merah Putih dan bendera madrasah. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

Selain itu, kontingen MAS Lamongan juga menghadirkan sejumlah kreasi lain. Mulai dari Carnival Mesir, replika harimau putih, hingga Saleho yang mengangkat kekayaan budaya.

Barisan kemudian ditutup dengan penampilan musik tradisional yang menyimbolkan semangat, kreativitas, dan kekompakan.

Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan H. Ongki Wijaya Ismail Putra, ST, mengungkapkan rasa bahagianya dengan penampilan seluruh kontingen MAS Lamongan.

Baca Juga: Persela Lamongan Berambisi Raih Kemenangan Atas Persis Solo pada Laga Perdana Liga Championship

Menurut dia, para siswa maupun pendamping mampu menunjukkan semangat dan kreativitas sejak awal hingga akhir perjalanan.

‘’Kami sangat puas dan berbahagia karena seluruh anggota kontingen tampil begitu bagus, semangat, dan memukau. Saya kira penampilan mereka mampu memukau penonton dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Ongki juga mengapresiasi respons positif masyarakat. Sambutan berupa tepuk tangan hingga yel-yel dukungan dinilai menjadi energi tambahan bagi para siswa.

‘’Kami sangat bahagia dengan respons masyarakat yang demikian positif. Ini terbukti dari yel-yel dan teriakan dukungan untuk MAS Lamongan,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi atas pelaksanaan event LNC oleh Pemda Lamongan yang rutin diselenggarakan.

‘’Kegiatan seperti ini sangat menunjang perkembangan dunia seni dan menjadi ruang untuk saling berkompetisi dalam kreativitas. Pada akhirnya, ini bisa meningkatkan kreativitas, suasana akademis, dan pembangunan di Kabupaten Lamongan,” tuturnya.

Dia berharap, pengalaman mengikuti karnaval dapat menjadi pemantik bagi keluarga besar MAS Lamongan untuk terus mengembangkan kreativitas dan wawasan. Dengan begitu, daya saing dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan madrasah dapat terus meningkat.

Salah satu penampilan yang kreatif oleh siswa MAS Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Salah satu penampilan yang kreatif oleh siswa MAS Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

Ongki juga mengajak masyarakat Lamongan memberikan dukungan kepada MAS Lamongan, sebagai lembaga pendidikan yang hadir untuk masyarakat.

‘’Agar kami bersama masyarakat saling bahu-membahu  memajukan pendidikan di Lamongan,’’ katanya.

Pihaknya juga mendukung Pemkab Lamongan untuk terus mengadakan event yang penuh kreasi.

‘’Sehingga bisa menstimulus, memberikan rasa untuk meningkatkan kreativitas secara bersama-sama  di seluruh lapisan masyarakat Lamongan,’’ tuturnya.

Baca Juga: 273 Titik Jalan Lingkungan Dikebut, Harga Material Naik, Panjang Pengerjaan Maksimal 150 Meter

Sementara itu, Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan Ustadz Setyo Agung Laksono, S.Kom, menjelaskan, tema ‘’Harmoni Nusantara, Lamongan Megilan” dipilih untuk menggambarkan identitas madrasah.

Menurut dia, MAS berupaya memadukan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, kebudayaan Nusantara, serta semangat kebangsaan. Seluruhnya kemudian dikolaborasikan dengan program-program unggulan Kabupaten Lamongan.

‘’Pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa kemerdekaan bukan hanya soal perayaan, melainkan tanggung jawab untuk mengisinya dengan prestasi dan akhlak mulia,” jelasnya.

Dia menambahkan, penampilan dalam LNC 2026 juga menjadi media untuk menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai agama dan budaya bangsa.

Generasi muda diharapkan tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak mulia, taat beragama, mencintai Tanah Air, serta berani membawa perubahan positif.

Persiapan karnaval sendiri melibatkan berbagai unsur. Siswa aktif menyusun ide, membuat kostum, berlatih barisan, hingga mempersiapkan penampilan.

Guru memberikan bimbingan, mengarahkan konsep, serta memastikan seluruh persiapan berjalan tertib dan aman.

Penampilan replika naga yang ditampilkan barisan MAS Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Penampilan replika naga yang ditampilkan barisan MAS Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

Dukungan juga datang dari orang tua siswa, baik secara moril maupun dalam memenuhi berbagai kebutuhan selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

‘’Semua bekerja sama dengan kekeluargaan. Persiapan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan madrasah dengan wali murid,” ujarnya.

Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Sabilillah yang memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan MAS Lamongan dalam LNC 2026.

Lebih lanjut, dia berharap, pengalaman mengikuti karnaval tidak berhenti pada kemeriahan malam tersebut.

Para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman dalam berorganisasi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta belajar bekerja sama.

‘’Pengalaman yang diperoleh siswa bukan sekadar berjalan dalam karnaval. Mereka belajar berorganisasi, menghargai perbedaan, dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang beriman dan berilmu,” ucapnya. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
Lamongan Carnival Night