LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – SMA Negeri 2 (SMADA) Lamongan kembali unjuk kreativitas dalam kemeriahan Lamongan Night Carnival yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (12/9).
Mengusung tema ‘’Memeluk Tradisi Lamongan, Melesat di Dunia Global”, kontingen SMADA tampil memukau dengan memadukan kekayaan budaya lokal, keberagaman Nusantara, seni, kreativitas, teknologi, dan inovasi.
Baca Juga: Hindari Motor Putar Balik, Truk Nyangkut di Median Jalan Nasional Lamongan - Babat
Semangat tersebut sekaligus membawa pesan ‘’Merdeka Berkarya, Berbudi, dan Berprestasi.”
Penampilan kontingen SMADA Lamongan diawali barisan pembawa papan identitas yang berjalan tegap dan penuh semangat.
Di belakangnya, banner utama membawa pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus memiliki kesiapan untuk beradaptasi, berinovasi, dan bersaing di dunia global.
Kemeriahan semakin terasa ketika pasukan drum band menghentak arena karnaval dengan tabuhan perkusi yang dinamis dan harmonis.
Langkah mereka kemudian diiringi kibaran Merah Putih yang dibawa dengan penuh wibawa sebagai simbol nasionalisme, persatuan, dan cinta Tanah Air.
Baca Juga: Tempat Warkop Menyamar di Desa Pandanpancur Jual Miras Berbagai Merek
Salah satu yang mencuri perhatian adalah mobil hias yang mengangkat kekayaan tradisi Lamongan. Berbagai ornamen khas pesisir dan simbol kearifan lokal, seperti pengantin bekasri dan bandeng lele, ditampilkan sebagai representasi identitas daerah yang diwariskan secara turun-temurun.
Tak berhenti di situ, SMADA Lamongan menghadirkan Pasukan Bhinneka Tunggal Ika dengan beragam busana adat Nusantara. Barisan tersebut menggambarkan semangat kerukunan, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman.
Kreativitas siswa juga terlihat melalui barisan kereta dorong dengan busana karnaval bertema adat tradisional. Penampilan itu menjadi gambaran bahwa generasi muda tetap mampu berkreasi dan mengembangkan inovasi, tanpa meninggalkan akar budaya serta warisan leluhur.
Kepala SMAN 2 Lamongan, Dr. Sofyan Hadi, M.Pd., mengatakan, keikutsertaan SMADA dalam Lamongan Night Carnival bukan sekadar menghadirkan pertunjukan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media untuk menunjukkan karakter dan kreativitas generasi muda.
‘’Tema yang kami usung ‘’Memeluk Tradisi Lamongan, Melesat di Dunia Global’’ menjadi semangat bagi SMADA untuk tetap menjaga dan mencintai budaya lokal, namun pada saat yang sama mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan dunia global,” ujarnya.
Baca Juga: Persela Lamongan Berambisi Raih Kemenangan Atas Persis Solo pada Laga Perdana Liga Championship
Perpaduan tradisi dan masa depan juga tergambar melalui mobil hias futuristik bertema transformasi global.
Unsur seni tradisional dipadukan dengan teknologi digital, untuk menggambarkan semangat generasi muda Lamongan dalam menguasai sains, teknologi, dan inovasi tanpa kehilangan kepribadian bangsa.
Puluhan penari turut menyemarakkan karnaval dengan memadukan gerakan tradisional dan koreografi kontemporer.
Alunan musik tongklek khas Lamongan semakin menghidupkan suasana, sekaligus menghadirkan nuansa kearifan lokal di tengah kemeriahan pesta rakyat.
Sebagai penutup, barisan karnaval modern tampil dengan kostum artistik dan atraktif. Penampilan tersebut merepresentasikan visi masa depan Lamongan yang progresif, gemilang, dan siap melesat di kancah dunia.
Menurut Sofyan, seluruh rangkaian penampilan tersebut selaras dengan semangat besar SMADA dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab, karakter, kecintaan terhadap budaya, serta prestasi.
‘’SMADA mendunia melalui adab, budaya, karakter, ilmu, dan prestasi. Itulah semangat yang terus kami bangun dalam setiap proses pendidikan dan kreativitas siswa,” tegasnya.
Melalui Lamongan Night Carnival, SMADA ingin menunjukkan bahwa tradisi dan kemajuan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.
Keduanya justru dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang berbudaya, berkarakter, kreatif, bersatu, berilmu, berprestasi, dan bermartabat.
Semangat itu menjadi persembahan anak bangsa dari Lamongan untuk Indonesia. Dari Indonesia, melangkah menuju dunia. (lam/ind)
Editor : Indra Gunawan