Proyek Perbaikan Jembatan Kesambi Pucuk Belum Tuntas, BBPJN Rencanakan Pengecoran di Babat

M. Gamal Ayatollah • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:12 WIB
  1.  
MACET : Belum tuntas perbaikan Jembatan Kesambi Pucuk Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) merencanakan pengecoran jalan nasional masuk kawasan Desa Bedahan, Kecamatan Babat. (DOK/RDR.LMG)
MACET : Belum tuntas perbaikan Jembatan Kesambi Pucuk Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) merencanakan pengecoran jalan nasional masuk kawasan Desa Bedahan, Kecamatan Babat. (DOK/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pengendara yang kerap melintasi jalan nasional Babat — Lamongan harus menyiapkan lagi kesabaran ekstra.

Belum rampung kemacetan akibat proyek perbaikan Jembatan Kesambi, di Kecamatan Pucuk, potensi titik sumbatan baru bakal muncul di jalur searah.

Sebab, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) merencanakan pengecoran jalan nasional masuk kawasan Desa Bedahan, Kecamatan Babat.

Baca Juga: Jembatan Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Lamongan Sisi Utara yang Telah Rampung Diperbaiki Mulai Dibuka Kembali

"Memang benar Mas, wilayah Babat akan dilakukan pengecoran jalan di tahun ini," kata Pengawas Lapangan Balai Besar PPK 4.5, Arvian Zanuardi.

Dia belum bisa tahu kapan mulai jadwal pengerjaannya. Arvian Zanuardi hanya memastikan dilaksanakan tahun ini.

Menurut dia, pengerjaan cor beton itu panjang penanganannya mencapai 1 kilometer untuk dua sisi jalan.

Baca Juga: Sisa Tiga Perbaikan Jembatan di Lamongan Siap Dieksekusi Dalam Waktu Dekat

Skema pengerjaannya dikerjakan bertahap satu sisi terlebih dahulu seperti proyek jalan lainnya.

Rencana pengerjaan fisik di Babat ini memantik respons siaga dari jajaran kepolisian.

Satlantas Polres Lamongan meminta pelaksana proyek menuntaskan seluruh perbaikan di Jembatan Kesambi, sebelum menggeser alat berat dan memulai pengerjaan di Babat.

KBO Lantas Polres Lamongan, Iptu Hadi, mengatakan, hingga kini pimpinannya belum menerbitkan rekomendasi atau izin pelaksanaan untuk proyek di Babat tersebut.

Pertimbangan utamanya, ancaman kepadatan kendaraan yang panjang di jalan tersebut. Apalagi, jarak antara Babat dan Pucuk sangat dekat.

"Yang terpenting progres wilayah Pucuk terlebih dahulu, apakah bisa nantinya tidak ada kepadatan panjang?," ujarnya. (mal/yan) 

 

Editor : Arya Nata Kesuma
perbaikan jembatan jalan nasional pengecoran bbpjn