Tiga Pekan Harga Bumbu Dapur di Pasar Tradisional Lamongan Terjaga

Rika Ratmawati • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 00:04 WIB
 HARGA RELATIF STABIL: Tobat dan sayuran yang dijual di Pasar Sidoharjo.
 (Dok Radar Lamongan)
HARGA RELATIF STABIL: Tobat dan sayuran yang dijual di Pasar Sidoharjo. (Dok Radar Lamongan)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pergerakan harga bumbu dapur dan komoditas sayur di pasar tradisional Lamongan relatif tenang dalam tiga pekan terakhir. 

Daya beli masyarakat berangsur membaik seiring dimulainya musim hajatan.

Di Pasar Sidoharjo, Lamongan, cabai rawit merah harganya melandai Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram (kg).

Baca Juga: Gado - Gado H. Miun Lintasi Tiga Generasi Merawat Rasa, Menjaga Ingatan 

Komoditas lain seperti cabai merah besar dan bawang merah bertahan stabil di harga yang angkanya sama, Rp 30 ribu per kg.

Sedangkan bawang putih dilepas Rp 35 ribu per kg.

Harga sayuran juga relatif stabil, wortel Rp 16 ribu per kg, kentang Rp 16 ribu per kg.

Baca Juga: Besok Senin Persela Latihan Perdana di Surajaya 

Sementara harga tomat malah turun Rp 8 ribu per kg.

“Kalau tomat turun karena banyak yang panen, sebelumnya Rp 10 ribu — Rp 12 ribu per kg,” ujar Rusmi, salah satu pedagang prancangan di Pasar Sidoharjo. 

Menurut dia, musim hajatan membuat permintaan meningkat. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Lamongan, Anang Taufik menjelaskan, harga bumbu mulai stabil bulan ini.

Hanya ada kenaikan komoditi daging. Penyebabnya, stok sapi berkurang setelah idul adha.

Dia terus berkoordinasi dengan provinsi untuk memastikan agar harga bahan pokok maupun bumbu stabil.

“ Kita terus pastikan pasokan aman dan harga terjangkau,” katanya. (rka/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
harga bumbu pasar sidoharjo Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Lamongan