LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Sejumlah BBM non-subsidi mengalami penurunan harga. Meliputi pertamax turbo semula Rp 20.750 per liter turun menjadi Rp 19.300 per liter, dexlite dari Rp 23 ribu per liter menjadi Rp 19.700 perliter, pertamina dex dari Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter.
Sedangkan, untuk pertamax harganya masih tetap yakni Rp 16.250 per liter, serta pertamax green yakni Rp 17 ribu per liter.
Manajer SPBU 5462223 Tikung, Sunarno mengatakan, pelanggannya sebagian besar memilih pertalite dan solar. Sehingga penurunan juga tidak berdampak signifikan.
Menurut dia, untuk stok aman dan pengiriman disesuaikan permintaan SPBU.
Saat ini, untuk pertalite diberikan kuota tapi pihak SPBU tidak diberikan datanya.
‘’Kalau habis hari ini, kita baru mengajukan lagi dan tergantung pengiriman, untuk pengiriman masih aman,” ujarnya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan, penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku.
Acuannya berdasar dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiscal, serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
Baca Juga: Askab PSSI Lamongan Sambut Positif Tambahan Pemain Regulasi U-21 Liga Championship 2026/2027
Dan penyesuaian ini tidak bisa langsung karena ada sejumlah pertimbangan yang harus dilakukan.
‘’Penyesuaian ini juga mengacu harga minyak dunia dan regulasi terbaru, dan sudah dikoordinasikan dengan pemerintah,” jelasnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan