radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Di balik deru bising mesin penggilingan yang berputar, barisan antrean memanjang di salah satu sudut di Pasar Sidoharjo Lamongan kemarin siang (27/5).
Mereka rela mengantre demi menyulap jatah daging kurban menjadi butiran pentol bakso siap saji.
Hari raya idul adha memang selalu menjadi berkah tersendiri bagi para penyedia jasa selep (penggilingan) daging.
Baca Juga: Dishub Lamongan Garap Penambahan Shelter Bus Trans Jatim Koridor VII dari Pesisir Utara
"Untuk tahun ini ramai, ramai tahun ini dibandingkan tahun kemarin," ujar Padris, salah satu pemilik gilingan di Pasar Sidoharjo
Menurut Padris, lonjakan drastis jumlah pelanggan kali ini dipicu momentum perayaan idul adha yang jatuh secara bersamaan.
Berbeda dengan tahun lalu yang sempat diwarnai perbedaan hari pelaksanaan.
Baca Juga: Puskesmas Kusuma Bangsa Lamongan Mulai Direhab Bulan Depan
"Rata — rata untuk saat ini kebanyakan melakukan penggilingan 2 kg hingga 5 kg daging sapi," imbuhnya.
Meski kebanjiran orderan, para pemilik jasa penggilingan di pasar tradisional ini memilih tidak menaikkan tarif. Yakni Rp 10 ribu per kilogram.
Bagi pemilik daging yang tak mau ribet mengulek bumbu atau berburu tepung ke toko kelontong, mereka bisa membeli paket all-in-one.
Pihak penggilingan menyediakan racikan bumbu instan yang takaran dan komposisinya pas sesuai bobot daging.
"Sudah ada racikan bumbu, pemilik daging tak perlu bingung untuk pengolahan pentol. Tinggal sebut daging berapa kilogram, sudah disiapkan bumbu," jelasnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma