Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Setelah Bangun Taman Air Mancur, Bakal Benahi Saluran Drainase Kawasan Gajah Mada Lamongan

Rika Ratmawati • Senin, 11 Mei 2026 | 21:43 WIB
Masyarakat menikmati taman air mancur di Kagama. Tahun ini terdapat pembangunan saluran drainase di sisi tengah. (INDRA GUNAWAN/RADAR LAMONGAN)
Masyarakat menikmati taman air mancur di Kagama. Tahun ini terdapat pembangunan saluran drainase di sisi tengah. (INDRA GUNAWAN/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Pengembangan Kawasan Gajah Mada (Kagama) terus dilakukan. Setelah pembangunan taman air mancur, rencananya akan dilengkapi fasilitas lapangan olahraga lainnya. Selain itu akan dibangun saluran drainase secara bertahap.

Baca Juga: Godog Raperda Pembudidayaan Ikan, DPRD Lamongan Dorong Perlindungan Terhadap Petambak

Kepala Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Lamongan Andhy Kurniawan membenarkan, tahun ini ada pembangunan saluran drainase tengah.

Rencananya akan dibangun secara bertahap, supaya tanahnya tidak longsor. Kemudian pejalan kaki bisa lebih aman.

‘’Kita mulai bangun saluran, nanti modelnya seperti trotoar yang tertutup, tapi tidak sampai finishing, jadi bertahap,’’ ujarnya. 

Andhy menuturkan, untuk saluran proses finalisasi perencanaan. Jika tidak berubah, Juni-Juli sudah mulai pengerjaan.

‘’Kita akan lengkapi bertahap, sambil tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,’’ tuturnya.

Baca Juga: Bantuan TKM Pemula 2026 Dibuka, Pelaku Usaha Pemula Bisa Daftar Lewat Bizhub

Dia mengatakan, untuk pengembangan Kagama akan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektoral.

Sehingga untuk penanganannya melekat di masing-masing dinas terkait. Misalnya gedung Kesenian ikut Disbudporapar, serta co-working space ikut Diskoperindag.

Andhy mengaku, untuk pengembangan kawasan akan terus dilakukan tapi menyesuaikan kemampuan daerah. Harapannya semua aspek kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi.

‘’Untuk taman yang baru tetap ada pemeliharaan dari pelaksana, dan jangan sampai ada pohon yang mati. Sehingga upaya untuk memenuhi kebutuhan air penyiraman juga terus dilakukan,’’ pungkasnya. (rka/ind)

Editor : Indra Gunawan
#KaGama Lamongan