Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Antisipasi Tanah Gerak, Pasang Sheet Pile di Ruas Deket-Karangbinangun, Lamongan

M. Gamal Ayatollah • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:15 WIB
Konstruksi tanah yang labil, membuat petugas melakukan penguatan konstruksi dengan pemasangan sheet pile, sebelum dilakukan pengecoran. (ISTIMEWA/RADAR LAMONGAN)
Konstruksi tanah yang labil, membuat petugas melakukan penguatan konstruksi dengan pemasangan sheet pile, sebelum dilakukan pengecoran. (ISTIMEWA/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Jalur poros kabupaten di wilayah Kecamatan Deket dan Karangbinangun mulai tersentuh perbaikan.

Mengingat kondisi tanah yang labil, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Lamongan melakukan penguatan konstruksi dengan pemasangan sheet pile (tiang pancang) terlebih dahulu.

Baca Juga: Naurah Irbah Maharani Hindari Bahasa Retorika Saat Jadi Pembicara

​Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Lamongan Andy Kurniawan menjelaskan, perbaikan saat ini difokuskan pada ruas jalan Deket – Soko serta Soko – Karangbinangun. Di dua titik tersebut, pemasangan sheet pile dilakukan sepanjang kurang lebih 100 meter.

​Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemiringan badan jalan, akibat pergeseran tanah sebelum dilakukan proses pengecoran.

‘’Untuk pemasangan sheet pile, kini sudah dimulai beberapa hari kemarin,’’ terang Andy.

​Sebelum pemancangan dimulai, petugas di lapangan harus berkoordinasi untuk mengamankan jaringan kabel.

Baca Juga: Jemaah Haji Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Berikut Laporan Dihimpun Kemenhaj Kabupaten Lamongan

Baik kabel listrik maupun Telkom, agar tidak terputus saat alat berat bekerja. Setelah sterilisasi kabel tuntas, barulah tiang pancang ditanam untuk mengunci struktur tanah agar tidak kembali gerak atau miring.

​‘’Saya harap nantinya, setelah pemasangan ini jalan di wilayah tersebut tidak miring lagi,’’ ujarnya.

Proses penguatan tanah ini diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari. Setelah struktur dianggap stabil, tahapan akan dilanjutkan ke pengecoran jalan dengan lebar kurang lebih 7 meter.

Selain peningkatan kualitas aspal ke beton, sebagian titik juga dilakukan pelebaran jalan.

​Terkait arus lalu lintas, Andy memastikan, tidak ada penutupan total selama pengerjaan berlangsung. Skema buka-tutup atau pemanfaatan separuh jalan tetap diberlakukan.

​‘’Pengerjaan tetap separo jalan, sebagian jalan yang belum dilakukan pengecoran bisa dilalui pengguna jalan lainnya,’’ tutur Andy.

​Meski demikian, akses melintas dibatasi hanya untuk kendaraan pribadi dan roda dua.

Baca Juga: Sebelas Parpol di Lamongan Bakal Terima Rp 3,8 Miliar, Banpol Dijadwalkan Cair Bulan Ini

Sedangkan kendaraan bertonase besar seperti truk diimbau untuk mencari jalur alternatif, agar tidak membebani konstruksi jalan yang tengah diperbaiki. (mal/ind)

Editor : Indra Gunawan
#lamongan