radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Wajah Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan berubah lagi.
Deretan bangunan semipermanen hingga permanen milik pedagang kaki lima (PKL) semakin mewarnai pemandangan di sepanjang jalur tersebut.
Ada PKL nasi goreng, pecel lele, hingga warung kopi (warkop) yang berdiri di tepian jalan.
Ermawan Ristanto, sekretaris Satpol PP Lamongan, menjelaskan, anggotanya di lapangan pernah melakukan pendataan PKL di sepanjang JLU.
Saat ini, jumlahnya semakin banyak. Sebagian di antara mereka ada juga yang memanfaatkan tanah milik pribadi.
"Dalam waktu dekat ini, akan dilakukan pengecekan oleh anggota," katanya.
Baca Juga: Solar Langka di Sejumlah SPBU Faktor Stok Bulanan
"Kalau dibiarkan, tentunya akan bertambah banyak di sekitaran JLU tersebut," imbuhnya.
Menurut dia, bagi bangunan yang jelas - jelas menyerobot bahu jalan atau lahan milik negara, sanksi sudah menanti.
Mereka bakal ditertibkan. Sehingga, bangunan — bangunan yang liar tak semakin banyak. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma