Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Bongkar Median Jalan, Siapkan Contraflow Lalin Saat Proyek Jembatan di Jalan Nasional Lamongan–Tuban Mulai Dikerjakan

M. Gamal Ayatollah • Senin, 13 April 2026 | 22:45 WIB
Proses pembongkaran median jalan sebagai persiapan proyek pembangunan jembatan di jalan nasional, tepatnya di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk. (GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)
Proses pembongkaran median jalan sebagai persiapan proyek pembangunan jembatan di jalan nasional, tepatnya di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk. (GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Proyek pembangunan jembatan di jalan nasional Lamongan–Tuban memasuki babak baru. Kemarin (12/4), median jalan di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, mulai dibongkar menggunakan alat berat.

Langkah ini diambil untuk menyiapkan jalur contraflow selama pengerjaan berlangsung.

Baca Juga: Tak Bisa Lagi Kejar Perolehan Poin Dua Tim Teratas, Peluang Persela Lamongan Lolos ke Super League Tertutup

​Pengawas Lapangan Balai Besar PPK 4.5, Arvian Zanuardi membenarkan dimulainya aktivitas di lapangan tersebut.

Menurut dia, titik pembongkaran dilakukan di sisi barat dan timur lokasi proyek.

​‘’Memang benar, untuk saat ini sudah dilakukan pembongkaran median jalan di lokasi tersebut,’’ terang Arvian.

Arvian menjelaskan, proses pembongkaran ini telah dikoordinasikan dengan Satlantas Polres Lamongan.

Baca Juga: Mega Hannabell E Penyuka Pop, Namun Keluarga Dangdut

Setelah median rata, bekas bongkaran tidak dibiarkan begitu saja, melainkan langsung dilakukan pengaspalan agar rapi dan aman dilalui kendaraan.

​‘’Pembongkaran tersebut dari barat serta timur jalan akan mengambil 20 meter guna untuk contra flow,’’ ujarnya.

​Jika proses pengaspalan bekas median tuntas hari ini, pihaknya akan segera melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni uji coba lintasan bagi pengguna jalan.

​‘’Mungkin besok (hari ini, red) sudah dilakukan uji coba dengan penggunaan jalan tersebut bisa dilalui,’’ tambahnya.

​Rekayasa lalu lintas ini sangat krusial untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, mengingat proyek jembatan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh bulan.

Pihak pelaksana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu yang ada.

Baca Juga: Ketua IGTKI Ngimbang yang Suka Membaca, 20 Tahun Lebih Mengabdi Sebagai Guru TK

​Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari antrean panjang maupun potensi kecelakaan. Apalagi, aktivitas alat berat akan terus terlihat di lokasi hingga akhir tahun.

​‘’Pengerjaan mulai bulan April hingga November, nantinya pengerjaan tersebut selesai,’’ pungkasnya. (mal/ind)

Editor : Indra Gunawan
#jalan nasional #jembatan