radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Keberadaan warga negara asing (WNA) di Kabupaten Lamongan terus dipantau.
Berdasarkan rekapitulasi terbaru badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) setempat, tercatat 143 WNA tinggal dan beraktivitas di Kota Soto ini.
Mereka yang mayoritas tenaga kerja asing (TKA) itu tersebar di 30 perusahaan dan satu lembaga pendidikan.
Tiga korporasi tercatat sebagai penyerap tenaga asing terbanyak.
Yakni, PT Buildyet Indonesia (39 orang), PT Kebun Tebu Mas (15 orang), dan PT Superior Prima Sukses (10 orang).
Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Lamongan, Sapari menjelaskan, jumlah tersebut merupakan data terkini hingga awal tahun.
Dari sisi asal negara, warga asal Tiongkok masih mendominasi (61 orang). Disusul Thailand (26) dan Taiwan (14).
‘’Sesuai tabel yang kami catat, totalnya ada 143 WNA. Untuk Januari tidak ada penambahan. Mungkin Februari ini ada perubahan,” ujarnya.
Sapari mengatakan, setiap ada penambahan atau pengurangan tenaga asing, perusahaan diminta melaporkan agar data tetap akurat.
Pihaknya juga mengimbau perusahaan agar proaktif menyampaikan laporan keberadaan tenaga asing, baik yang masuk maupun keluar daerah.
“Kami selalu sampaikan saat sosialisasi, WNA yang masuk Lamongan hendaknya melengkapi legalitas sesuai peruntukannya,” tuturnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma