radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Lamongan terus meningkat.
Jika pada 2023 terdata 71 TKA dan 93 TKA pada 2024, maka selama tujuh bulan di 2025 ini tercatat 120 TKA.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lamongan, Zamroni, menjelaskan, jumlah tenaga asing di Lamongan dalam dua tahun ini terus bertambah.
Alasannya, perkembangan industri semakin baik.
Perusahaan - perusahaan banyak mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.
Menurut dia, karena investor yang masuk sebagian besar asing, maka kemungkinan tenaga ahli tetap di-handle tenaga asing.
“Selama ini untuk pekerja produksi masih tenaga lokal, kalau sudah teknik dan ahli, menggunakan asing,” jelasnya.
Menurut Zamroni, tenaga asing sebagian besar di sektor furniture, perkapalan, dan sepatu.
Dia memprediksi TKA di luar lebih banyak.
Alasannya, data yang masuk ke tenaga kerja hanya TKA yang membayar retribusi ke daerah.
Setiap TKA yang melakukan perpanjangan tahun kedua, rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) selanjutnya diterbitkan DKPTKA sebagai dasar pembayaran oleh perusahaan yang memperkerjakan TKA tersebut.
Dia juga terus mendorong pekerja lokal untuk meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing dengan tenaga asing.
Harapannya tenaga lokal juga terus meningkatkan kemampuannya karena perusahaan sekarang membutuhkan tenaga yang memiliki skill.
“Kita rutin menggelar pelatihan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja lokal,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma