radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim memindahkan layanan bus Trans Jatim Koridor VII ke Lamongan terus dimatangkan.
Bahkan, Dishub Jatim dan Dishub Lamongan sudah melakukan survei lokasi yang rencananya dijadikan rute dari Terminal Lamongan ke Paciran.
Menurut Ermawan Ristanto, sekretaris Dishub Lamongan, berdasarkan survei itu, rencananya bus beroperasi pukul 05.00 - 21.00 WIB.
‘’Untuk bus beroperasi sebanyak 14 bus setiap harinya, serta satu bus cadangan mengantisipasi adanya trobel dan lainnya,’’ jelas Ermawan.
Pengerjaan halte direncanakan mulai bulan depan.
‘’Setelah dilakukan survei dengan provinsi, sebanyak 39 halte bus di wilayah Lamongan. Tak menutup kemungkinan di Jalan Veteran (dibangun halte) karena banyak pelajar,’’ imbuhnya.
Adanya bus tersebut bakal membantu warga pantura yang hendak bepergian ke kota atau sebaliknya.
Apalagi, jalur tersebut sudah tidak ada MPU.
‘’Untuk saat ini, rute tersebut tentunya masuk dalam koridor tujuh karena semua dari provinsi,’’ tutur Ermawan.
Dishub awalnya menyiapkan bus Trans Jatim koridor VII untuk rute Sidoarjo - Surabaya melalui jalur Krembung, Krian (Sidoarjo), melewati Legundi dan Driyorejo (Gresik), lalu ke Karangpilang (Surabaya) dan masuk ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) Surabaya.
Namun, koridor itu mendapatkan penolakan dari Pemkot Surabaya.
Alasannya, menjaga trayek yang sudah ada.
Transportasi umum yang masuk Terminal Joyoboyo adalah Suroboyo Bus, Feeder Wira-Wiri, dan angkot. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma