radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lamongan tertinggi di Pulau Jawa pada minggu ke-3 bulan ini.
Kepala BPS Lamongan, Bagyo Trilaksono, menjelaskan, dari hasil survei mingguan, beberapa komoditi mengalami kenaikan harga.
Hal itu menjadi penyebab IPH tertinggi.
Baca Juga: Sudah Diberi Peringatan Pertama, Minimarket di Pinggir Jalan Nasional Tetap Buka Lebihi Ketentuan
"Ada 20 komoditi yang disurvei mingguan, jadi bukan inflasi," ujarnya.
Menurut dia, jika IPH tidak ditangani dengan baik, maka dampaknya cukup panjang.
Selain mempengaruhi daya beli masyarakat, bisa terjadi penurunan kesejahteraan.
"Seharusnya memang segera ditangani supaya daya beli masyarakat stabil," terangnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Anang Taufik, menuturkan, Sabtu lalu ada kenaikan komoditi cabai, bawang merah.
Namun, Senin mulai turun.
Dia menilai penyebab kenaikan harga itu banyak.
Selain kebutuhan tinggi, juga faktor cuaca.
Anang mengaku terus melakukaan koordinasi untuk memastikan stok aman dan menekan harga.
"Kita terus koordinasi, dalam minggu ini sudah mulai turun," tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma