radarlamongan.co — jawaposradarlamongan — bus umum dan parawisata dihentikan di Terminal Lamongan kemarin pagi (13/12).
Satlantas Polres Lamongan memeriksa kelayakan bus — bus tersebut.
Khususnya, bus pariwisata yang kemungkinan masih digunakan untuk liburan natal dan tahun baru (nataru).
Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Nur Arifin menjelaskan, pengecekan kelayakan bus tersebut mulai lampu, rem, hingga ban.
"Kurang lebih sebanyak 18 kendaraan bus yang dilakukan pemeriksaan," tuturnya.
Selain pengecekan bus, sopir juga harus menjalani pemeriksaan kepsehatan yang dilakukan tim Dokes Polres Lamongan.
Mereka dites tensi hingga urine.
Tujuannya, memastikan sopir tidak menggunakan obat — obatan terlarang.
Hasilnya, tak ada indikasi sopir yang mengomsumsi obat — obatan terlarang.
"Selama dua bulan ini telah melakukan penindakan tilang sebanyak 44 bus, ngeblong atau mengambil jalur yang salah," kata Nur Arifin.
"Saya harap, keselamatan di jalan sangat diperhatikan.
Jangan sampai ada hal — hal yang tak diinginkan," imbuhnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma