radarlamongan.jawapos.com, DEKET — Pemberian beban sementara pada tanah sebelum pembangunan struktur di proyek jalan lingkar utara (JLU) Lamongan berakhir.
Penimbunan material kini dikembalikan rata seperti awalnya.
"Dua sisi tersebut dilakukan pengambilan pengurukan yang tinggi dulu," kata Surya Firmansyah, koordinator Pengurus Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.5 Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali.
Pengambilan material dari upaya penimbunan agar tanah menguat dan mengendap itu direncanakan selama sebulan.
Jika selesai, maka proyek dilanjutkan dengan pengaspalan di dua ruas jalan tersebut.
"Pengaspalan menunggu pengambilan preloading tersebut," ujarnya.
Lapangan Gajah Mada menjadi salah satu tempat pembuangan dari preloading tersebut.
"Sejak beberapa hari yang lalu," kata Agus Pindo, PPK Lapangan Gajah Mada.
Menurut dia, pemindahan tersebut tidak ada kompensasi sama sekali.
Pembuangan material dilakukan di lahan tanah negara.
Rencananya, ada material 90 ribu m3 untuk pengurukan di lapangan tersebut.
"Saat ini sudah masuk kisaran 5 ribu m3 pengurukan yang di lokasi tersebut," jelasnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma