LAMONGAN, Radar Lamongan - Hasil panen bandeng yang ukurannya kecil – kecil, membuat nilai jualnya turun.
Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Kacung Rawi, mengatakan, sempat ramai jadi pembicaraan di pasar ikan karena harga bandeng yang anjlok.
Harganya hanya Rp 3.000 per kilogram (kg) dengan isi hingga 40 ekor.
‘’Mungkin dari pupuk.
Keluhan pedagang dan petambak apalagi, pupuk subsidi tidak ada,’’ katanya.
Menurut dia, stok ikan aman di Pasar Ikan Lamongan.
Namun, saat ini mulai sepi karena banyak yang sudah panen.
‘’Harga ikan stabil,’’ ujarnya.
Hasil panen sebagian petambak yang tidak menggembirakan itu mendapat perhatian anggota komisi B DPRD Lamongan, Ning Darwati.
Dia meminta dinas terkait atau petugasnya terjun ke lapangan untuk meneliti faktor yang menjadi penyebab pertumbuhan ikan tidak maksimal.
‘’Karena apa? Apa kekurangan pupuk, kurang pakan, atau jenis tambaknya.
Harus ada perhatian pemerintah langsung kepada petambak,’’ ujarnya.
Jika terkait pupuk, maka OPD perlu duduk bersama dengan petambak untuk mencari solusi bersama.
Sehingga, ada ide bila pupuk subsidi dihapus.
‘’Yang mana nanti bisa mensejahterakan petambak. Hasil tambak bisa meningkat pesat,’’ ujarnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma