Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Panen Padi Musim Tanam Kedua, Harga Gabah Naik

Arya Nata Kesuma • Kamis, 27 Juni 2024 | 22:46 WIB
PANEN: Petani memisahkan gabah menggunakan mesin tradisional. (DOK/RDR.LMG)
PANEN: Petani memisahkan gabah menggunakan mesin tradisional. (DOK/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Harga gabah kering panen (GKP) mengalami kenaikan.

Jika awal Mei harga GKP maksimal Rp 5.600 ribu per kilogram, maka kini maksimal Rp 7.200 per kg.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Moch. Wahyudi mengatakan, bulan ini mulai ada petani yang panen untuk musim kedua.

“Puncak panen musim tanam pertama Maret, musim tanam kedua Juli, tapi setiap bulan masih ada yang panen karena tanamnya tidak bersamaan,” ujarnya.

Wilayah yang sudah panen musim tanam kedua, lanjut dia, di antaranya Kecamatan Bluluk, Modo, Mantup, Kalitengah, Laren, dan Maduran.

Kualitas hasil panen cenderung baik, sehingga harga gabah terangkat naik.

Hingga Mei, terdata 75 ribu hektare luas sawah yang panen padi dengan menghasilkan 562 ribu ton gabah kering giling.

Sampai Desember, ditargetkan 151 hektare dengan produksi mencapai 1,1 juta ton GBK.

Wahyudi optimistis target tersebut tercapai.

Alasannya, ada pompanisasi yang akan membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau nanti.

Wahyudi juga berharap harga gabah tetap stabil karena modal petani sangat besar.

Harga pupuk dan obat mahal. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#panen padi #harga gabah naik #musim tanam kedua