Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Soroti Penurunan Realisasi Retribusi PT LIS, Pansus DPRD Agendakan Bertemu PWU

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:52 WIB
TINDAK LANJUT: Pertemuan antara pansus DPRD Lamongan dengan PT LIS dan OPD terkait. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
TINDAK LANJUT: Pertemuan antara pansus DPRD Lamongan dengan PT LIS dan OPD terkait. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Komisi B memberikan catatan terhadap penurunan realisasi retribusi di PT Lamongan Intragrated Shorebase (LIS).

Berdasarkan data Bapenda Lamongan, realisasi di PT LIS Tahun 2022 mencapai Rp 899 juta.

Namun realisasi tahun lalu justru anjlok menjadi Rp 577 juta. 

Anggota Komisi B DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq berjanji bakal memanggil dan mengklarifikasi pihak PT LIS.

Setelah itu, pihaknya bakal bakal mengkroscek secara langsung, dengan melakukan sidak ke PT LIS. 

‘’Jadi akan kita klarifikasi apa kendalanya,’’ terang politisi F-PKB ini. 

Anggota Komisi B DPRD Lamongan, Ning Darwati mengatakan, perlu ada evaluasi terkait penurunan realisasi retribusi di seluruh sektor, termasuk di PT LIS.

Sebab, hal ini berpengaruh terhadap capaian pendapatan daerah. 

‘’Jadi komisi B selalu mewajibkan ada kenaikan. Jangan sampai ada penurunan dari tahun kemarin terkait retribusi daerah,’’ tutur politisi F-PDIP tersebut. 

Apakah ada rencana sidak ke PT LIS?. Ning Darwati mengatakan, pihaknya bakal memanggil OPD terkait terlebih dulu, untuk mengetahui mana saja sektor yang retribusinya turun. 

‘’Ketika nantinya sudah mengantongi data, baru turun ke lapangan,’’ imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, pembahasan Raperda tentang rencana perubahan PT LIS, dari PT menjadi Perseroda belum tuntas.

Pansus DPRD Lamongan sempat melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait bulan lalu.

Seperti diketahui, PT LIS pemilik sahamnya ada dua, yakni Pemkab Lamongan dan PWU Jatim.

Ketentuan saham ini, untuk Pemkab Lamongan sebesar 55 persen dan untuk PWU sebesar 45 persen. 

Komisi yang membidangi perekonomian tersebut menilai pihak PT Panca Wira Usaha (PWU) terkesan menghindar.

Ning Darwati mengatakan, bahwa pansus berencana melakukan pertemuan dengan pihak PWU Rabu (19/6).  

‘’Tujuannya untuk menyelesaikan beberapa hal, termasuk kejanggalan pada komposisi modal,’’ imbuhnya. 

Direktur PT LIS, Bambang Joko S menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan realisasi retribusi di PT LIS tiap tahun.

‘’Kita juga mengupayakan. Kita kan masih rendah. Ini berjuang, dua tahun belum tembus, tidak mudah,’’ ujarnya. (sip/ind)

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#pt pwu #dprd lamongan #lamongan