LAMONGAN, Radar Lamongan - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-78 selalu istimewa di Lamongan.
Pasalnya komitmen Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, M.EK dalam mewujudkan kolaborasi pentahelix antara birokrasi, akademisi, pelaku usaha, dan media berjalan sangat baik di Lamongan.
Menurut Bupati Yes, insan media (pers) merupakan pilar penting dalam membangun sebuah pemerintahan yang berkualitas.
Sehingga Bupati Yes berpesan kepada seluruh pelaku pers untuk memperkuat esensi dengan menjiwai perannya. Sebab selain eksekutif, legislatif, dan yudikatif, juga terdapat peran dari pers untuk menjaga ketahanan bangsa.
Saya sampaikan selamat hari pers, terima kasih untuk PWI Lamongan yang sudah membersamai Pemkab Lamongan.
Sehingga bisa berkolaborasi untuk mewujudkan kemajuan pembangunan di Lamongan,” ujar Bupati Yes ketika menghadiri resepsi HPN dan HUT PWI ke-78, Rabu malam (24/4), di Pendopo Lokatantra Lamongan.
Bupati Yes mengatakan, peran pers yang sesungguhnya, baik secara substansial maupun esensial yang sangat dibutuhkan dan memberikan manfaat untuk masyarakat.
Produk pers harus mampu membangkitkan semangat masyarakat, untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan di daerahnya. Karena kebijakan pemerintah, khususnya Lamongan, tidak akan mengorbankan warganya.
Bupati Yes mencontohkan, kebijakan kerjasama antar pemerintah daerah yang sudah diatur dalam Undang-Undang akan senantiasa menguntungkan kedua belah pihak.
Tentunya kebijakan ini akan memberikan manfaat untuk keduanya. Sehingga peran media sangat penting untuk memberikan informasi yang benar, tepat, dan lugas.
Ketua PWI Jatim, Lutfi Hakim menuturkan, peringatan hari pers ini tidak hanya kegiatan seremonial saja, tapi lebih pada introspeksi akan peran dan tugas jurnalis.
Sehingga bisa menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas.
Selain itu, peran pers ini sebenarnya tidak mudah, ada banyak aturan yang mengikat profesi jurnalis tersebut.
Dan aturan tersebut dijadikan pedoman dalam menghasilkan produk jurnalistik yang bisa dipertanggungjawabkan.
Semua produk jurnalistik harus berkualitas, bisa dipertanggungjawabkan, dan jangan sampai salah di era digitalisasi,” terangnya.
Rangkaian HPN dan HUT PWI ke-78 ini sudah dilakukan sejak Februari lalu.
Sejumlah agenda sudah dilaksanakan, mulai donor darah, peningkatan kualitas jurnalisme, operasi pasar, dan bedah rumah yang bekerjasama dengan Baznas Lamongan.
Selain itu, dalam kesempatan ini Bupati Yes juga menerima anugerah tokoh penggerak kebudayaan dan ekonomi kerakyatan yang diserahkan langsung oleh Ketua PWI Jatim.
Serta memberikan penghargaan kepada Kapolres Lamongan dalam menciptakan suasana Kamtibmas, serta Ketua PN Lamongan sebagai mitra. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta