Lebaran sudah datang. Di meja pasti banyak macam varian minuman yang menyegarkan. Ada minuman manis, bersoda, dan lainnya.
Menurut dokter Umum RSUD Ngimbang, dr Reni Rifanti, minuman yang berwarna warni itu, salah satunya banyak mengandung pewarna dan pemanis buatan. Orang tua harus waspada dengan hidangan tersebut guna menjaga kesehatan anaknya. Jangan sampai si kecil keasyikan minum, lolos dari pantuan orang tua. Akibatnya, si kecil jadi sakit.
Orang tua bisa memilihkan minuman yang bijak dan dalam batas wajar bagi anak. Jika konsumsi minuman berwarna warni itu melebihi batas wajar, maka banyak kemungkinannya. Ada kemungkinan airnya tidak matang, sehingga banyak bakteri.
Juga ada kemungkinan minuman mengandung perasa, pemanis buatan, dan pengawet. Minuman seperti ini akan berdampak pada sistem imun kekebalan tubuh masing — masing anak.
Paling sering, anak akan mengalami infeksi saluran nafas atas (ispa) hingga radang, batuk pilek. Bahkan, mungkin susah menelan. Ini terjadi biasanya karena ada pembesaran tonsil atau amandel. Kalo sudah terkena radang amandel, dipastikan akan ada gejala lain seperti panas, pusing, dan lemas.
Karena itu, orang tua sebaiknya mengarahkan kepada anak untuk makanan atau minuman yang sehat. Misal lebih banyak minum air putih, susu, jus buah atau yogurt. Anak juga sebaiknya diminta sering kumur dan sikat gigi karena sebagian besar kuman masuknya lewat mulut.
Serta, membatasi konsumsi minuman manis, bersoda, boba, dan dingin. Jika sudah ada panas dan nyeri menelan, usahakan periksa ke dokter umum, dokter anak, bahkan ke dokter THT. (mal)
Editor : Arya Nata Kesuma