Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Habis Makan Sahur Jangan Langsung Sikat Gigi, Dokter Klinik Pratama Bhayangkara Jelaskan Gigi Bisa Keropos dan Berlubang, Padahal Sudah disikat

Arya Nata Kesuma • Kamis, 28 Maret 2024 | 21:46 WIB
JELASKAN TENTANG GIGI: drg Hermin Sulistyorini dari Klinik Pratama Bhayangkara Polres Lamongan. (IST/RDR.LMG)
JELASKAN TENTANG GIGI: drg Hermin Sulistyorini dari Klinik Pratama Bhayangkara Polres Lamongan. (IST/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Tak hanya makanan yang harus diperhatikan saat di bulan puasa. Pembersihan gigi juga penting.

Menurut drg Hermin Sulistyorini dari Klinik Pratama Bhayangkara Polres Lamongan, gosok gigi itu untuk mencegah supaya tidak mengalami disbiosis. Sedangkan disbiosis itu tidak seimbangnya bakteri dalam rongga mulut, sehingga menjadikan bau mulut dan gigi berlubang.

Orang bau mulut disebabkan makanan atau sering makan, terlalu intens cemil, dan gosok gigi kurang bersih. Ramadan ini sangat membantu sekali karena mencegah semua orang agar tidak makan terlalu sering.

Saat gosok gigi, terpenting mengetahui caranya yang benar dan pemilihan alatnya. Rata — rata, banyak yang tak mengetahui cara dan pemilihan alat tersebut.

Sikat gigi itu sama seperti orang memilih kaca mata atau sepatu. Setiap orang tentu berbeda selera, meski barang yang dijual general, semua sama.
Kalau memilih sikat, tentunya harus ke dokter gigi dulu agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Namun, secara umum orang Indonesia mayoritas rongga mulutnya kecil dan gigi berjejal. Pilihan kepala alat sikat giginya yang tidak terlalu besar dan bulunya tidak terlalu panjang. Semakin pendek bulu sikat tersebut, semakin bersih saat digunakan untuk gosok gigi. Semakin banyak bulu sikat, tentunya semakin bersih.

Namun, semakin lentur bulu sikat yang ada di ujung, tidak bisa membersihan gigi. Sehingga paling bagus, pakai sikat gigi anak — anak, paling bersih. Untuk perokok, pilih bulu agak keras.

Gosok gigi waktu selesai sahur saja, sebaiknya jangan. Minimal dua kali sehari karena kadar mineral proses setelah makan. Sehingga, plak yang menempel setelah makan bisa hilang dan bersih kembali.

Plak tersebut salah satu faktor yang menyebabkan gigi berlubang, bau, goyang, dan lainnya. Sehingga, idealnya gosok gigi di Ramadan itu setelah makan sahur dan berbuka puasa.

Namun, gosok giginya jangan langsung setelah makan. Harus ada jeda 15 menit. Sebab, setelah makan ada proses namanya demineralisasi cenderung ke PH asam. Jika dipaksa tak sesuai jangkauan, maka gigi akan semakin rusak dan keropos. Jika ada yang bilang sudah gosok gigi namun masih saja keropos, maka bisa jadi ini yang diabaikan. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Klinik pratama bhayangkara #keropos #berlubang #sahur #ramadan #sikat gigi