LAMONGAN, Radar Lamongan – Pemkab Lamongan diberikan formasi calon aparatur sipil negara (CASN) lebih banyak.
Sebelumnya usulan hanya 3.588 formasi, yang akhirnya disetujui sekitar 3.656 formasi. Rinciannya calon pegawai sipil negara (CPNS) 615 formasi, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 3.041 formasi
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamongan, Shodikin menjelaskan, sebelumnya ada usulan CPNS guru.
Setelah dirapatkan dengan Dirjen GTK, sehingga disepakati seluruh guru hanya seleksi PPPK tidak ada CPNS.
Yakni semula diusulkan CPNS guru 76 orang, kemudian disetujui 220 formasi guru PPPK tanpa CPNS.
Menurut dia, formasi PPPK tersebut terdiri dari guru, nakes, dan tenaga teknis. Meski tidak merinci jumlahnya, namun semua usulan diterima.
‘’Alhamdulillah usulan kita diterima, bahkan melebihi yang kita usulkan, terkait dengan pemetaan itu kewenangan pusat,’’ ujarnya.
Menurut dia, formasi yang diusulkan berdasarkan kebutuhan dari masing-masing instansi.
Sehingga usulan paling banyak dari formasi teknis. Januari lalu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengusulkan kebutuhan pegawai.
Usulannya disesuaikan dengan Anjab ABK (analisis jabatan, analisis beban kerja). Sehingga setiap instansi bisa memprioritaskan yang paling mendesak.
‘’Dari setiap usulan dari kami diprioritaskan sama pemerintah, dan hampir setiap usulan kita disetujui seratus persen,’’ ucapnya.
Shodikin menuturkan, sesuai dengan edaran seleksi CASN sebelumnya, seharusnya akhir Desember sudah tuntas.
Namun pastinya masih menunggu juknis pusat. Jika tidak berubah, seleksi akan dimulai pertengahan tahun.
‘’Informasinya tahun ini sudah tuntas untuk pengisian, karena kebutuhan setiap daerah juga tinggi mengingat banyaknya pegawai yang masuk purna,’’ pungkasnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta