Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Jangan Anggap Biasa Puasa tanpa Sahur, Dokter Penyakit Dalam di Dua RSUD Ini Jelaskan Resikonya

Arya Nata Kesuma • Kamis, 21 Maret 2024 | 22:28 WIB
SAHUR ITU PERLU: dr Dyah Maya Sari, dokter Penyakit Dalam di RSUD Ngimbang dan RSUD dr Soegiri Lamongan. (IST/RDR.LMG)
SAHUR ITU PERLU: dr Dyah Maya Sari, dokter Penyakit Dalam di RSUD Ngimbang dan RSUD dr Soegiri Lamongan. (IST/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Setelah beberapa hari berpuasa, mungkin sebagian muslim ada yang sudah merasa malas untuk sahur.

Mungkin, terasa seperti sudah terbiasa menahan lapar dan haus.

Padahal, sahur itu sangat penting bagi seseorang yang hendak berpuasa.

Sebab, makan sahur membuat kita memiliki energi dan nutrisi yang cukup untuk menjalankan puasa.

Karena itu, jangan melewatkan sahur selama berpuasa Ramadan.

Menurut dr Dyah Maya Sari, dokter Penyakit Dalam di RSUD Ngimbang dan RSUD dr Soegiri Lamongan, ada beberapa resiko bila puasa tanpa sahur.

Di antaranya, meningkatkan resiko dehidrasi.

Ini bisa terjadi karena tubuh membutuhkan sekitar 2 gelas air.

Sahur menjadi salah satu waktu untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh tersebut.

Jika dehidrasi, maka tubuh terasa lemas, haus, pusing, kurang konsentrasi, bahkan dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.

Selain itu, tanpa sahur kadar gula bisa menurun.

Padahal, gula menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh.

Kondisi ini juga bisa mengakibatkan pusing, keringat dingin, lemas.

Bahkan bagi penderita diabetes, tubuh akan mudah drop dan bisa menurunkan kesadaran.

Nutrisi yang tidak tercukupi karena tanpa sahur, dapat menurunkan sistem imun tubuh dan memudahkan terkena penyakit seperti batuk, pilek, dan diare.

Kekurangan nutrisi dan energi, dapat menyebabkan penurunan berat badan dan massa otot yang berakibat kurang baik bagi kesehatan.

Membiarkan perut kosong dalam jangka waktu terlalu lama juga dapat menyebabkan gangguan lambung.

Asam lambung yang meningkat akan menyebabkan keluhan nyeri ulu hati, rasa terbakar di dada, mual, hingga muntah.

Jadi, sahur sangat penting sekali dilakukan karena waktu yang sangat tepat untuk mengisi energi di tubuh kita sebelum menjalankan puasa.

Empat sehat lima sempurna ada pada saat sahur. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#RSUD Ngimbang #diabetes #sahur #asam lambung #puasa #rsud soegiri