Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Hindari Banyak Makan Berasa Asin saat Berpuasa, Apa Saja Efeknya? Ini Penjelasan Dokter Penyakit Dalam RSUD Ngimbang

Arya Nata Kesuma • Selasa, 12 Maret 2024 | 21:17 WIB
HINDARI MAKAN RASA ASIN BERLEBIHAN: dr Eky Riyadi P, dokter Penyakit Dalam RSUD Ngimbang. (IST/RDR.LMG)
HINDARI MAKAN RASA ASIN BERLEBIHAN: dr Eky Riyadi P, dokter Penyakit Dalam RSUD Ngimbang. (IST/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Sebagian orang mungkin suka makan dengan rasa asin seperti ikan asin.

Namun, konsumsi makanan yang terlalu asin saat sahur itu kurang baik.

Karena kandungan garam bersifat menarik cairan tubuh.

Akibatnya, kita akan lebih sering buang air kecil dan meningkatkan dehidrasi.

Hal itu menyebabkan cepat merasa haus di siang hari, ujar dr Eky Riyadi P, dokter Penyakit Dalam RSUD Ngimbang.

Menurut dia, sebaiknya pilih menu sahur yang lengkap terdiri atas protein, karbohidrat kompleks yang tinggi serat, buah dan sayuran segar.

Disarankan juga memperbanyak minum air putih.

Hal ini penting untuk menjaga kadar air di dalam tubuh agar jangan sampai kekurangan cairan.

Saat berbuka juga hindari makanan asin yang berlebihan.

Sebab, tubuh bakal semakin dehidrasi setelah berjam - jam kekurangan cairan tubuh.

Saat kita mengalami dehidrasi, konsentrasi natrium di dalam tubuh sudah meningkat.

Menambahkan garam natrium dari makanan berbuka akan memperburuk dehidrasi yang terjadi dengan memaksa ginjal mengeluarkan lebih banyak air untuk menghilangkan kelebihan garam tersebut.

Selain itu, dapat menyebabkan perut kembung karena garam menyerap air ke dalam pencernaan, imbuhnya.

Bagi pasien hipertensi, konsumsi garam yang berlebihan saat sahur dan berbuka juga akan meningkatkan tekanan darah. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#menu sahur #dokter #dehidrasi #makanan asin #RSUD Ngimbang