LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kecamatan Tikung. Dalam beberapa waktu terakhir, pelaku kejahatan diduga semakin berani menyasar permukiman warga, dengan barang curian yang nilainya tidak sedikit, mulai dari ponsel mahal hingga hewan ternak.
Salah satu korban adalah Neni Dwi, warga Dusun Pule, Desa Bakalanpule. Ia mengaku kehilangan sejumlah barang berharga setelah rumahnya dimasuki maling saat Kamis (11/12) dini hari. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Peristiwa tersebut baru diketahui Neni ketika bangun tidur. Ia mendapati ponsel milik suaminya, Samsung Galaxy Z Fold 6 yang diletakkan di ruang tamu, sudah tidak berada di tempat. Ponsel tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp 25 juta.
Tak hanya itu, pelaku juga menggondol sejumlah barang lain. Beberapa perlengkapan perawatan dan peralatan mandi, serta uang tunai sebesar Rp 500 ribu yang tersimpan di dalam dompet milik korban, ikut raib.
“Kejadiannya Kamis kemarin sekitar pukul 02.00 WIB. Siangnya saya langsung melapor ke polisi,” ujar Neni kepada wartawan Jumat (12/12).
Aksi pencurian tersebut sempat terekam kamera pengawas yang terpasang di rumah korban. Namun, keterbatasan sudut pandang CCTV membuat wajah pelaku tidak terlihat jelas. Rekaman hanya memperlihatkan bagian kaki terduga pelaku yang melintas di samping rumah.
“Yang kelihatan cuma kakinya saja, pakai celana pendek. Kemungkinan masuk lewat pintu belakang,” tambahnya.
Neni bukan satu-satunya korban. Warga sekitar menyebut, aksi pencurian di wilayah Tikung belakangan ini kian sering terjadi. Sejumlah barang milik warga dilaporkan hilang, mulai dari kandang kucing, bubuk kopi, uang tunai, hingga hewan peliharaan seperti ayam dan burung merpati balap.
Maraknya kasus ini membuat warga semakin waspada. Mereka berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli, terutama pada malam hingga dini hari, guna menekan aksi pencurian yang terus meresahkan masyarakat. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta