LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Lamongan kembali membuat warga resah. Dalam sebulan terakhir, empat sepeda motor dilaporkan hilang di beberapa kecamatan. Pelaku diduga bergerak terorganisir dan banyak menyasar motor matic.
Kasus pertama terjadi pada akhir bulan November (25/11). Ramadhoni, 28, warga Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, kehilangan motor matic bernopol S 2179 IR saat tengah makan di depan bengkel tempatnya bekerja. Rekaman CCTV memperlihatkan komplotan pencuri datang dengan helm dan pakaian serba hitam sebelum membawa kabur motor tersebut.
Aksi serupa kembali terjadi pada Senin (1/12). Korbannya adalah Naziri Mojtaba, 29, warga negara Inggris. Motor matic bernopol DK 3669 FAZ miliknya hilang saat ia beristirahat di halaman masjid Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket. Hingga kini, motor itu belum ditemukan.
Rangkaian pencurian berlanjut pada Rabu (11/12). Dua motor matic hilang di dua lokasi berbeda. Motor milik motor Edy Pranoto lenyap di parkiran toko bangunan di Jalan Veteran Lamongan. Masih di hari yang sama, motor matic Syaiful Arif raib di area kantor SPPG Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun.
“Saya baru satu menit masuk toko. Ada yang mencoba mengejar, tapi pelakunya sudah hilang,” ujar Edy.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, memastikan seluruh laporan kini ditangani Satreskrim Polres Lamongan.
“Dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Lamongan,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (11/12).
Hamzaid mengimbau warga untuk lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama di area umum. Penggunaan kunci ganda dinilai penting untuk meminimalkan risiko, mengingat beberapa kejadian terjadi di kawasan padat dan saat warga lengah. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta