radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Nomor pelat motor milik Suwarno, 46, warga Dusun Glugu, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang menjadi kecurigaan polisi dalam menyelidiki kasus pembunuhan terhadap Mutmainah, 74, dukun perempuan asal Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang, yang mayatnya ditemukan dalam kondisi terbakar di areal hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
“Kecurigaan kita, karena pelaku datang dengan PCX putih namun kondisi pelat nomornya ditutup lumpur,” kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra.
Adanya lumpur itu menimbulkan banyak spekulasi.
Margono mengatakan, pelaku awalnya mencoba membuat alibi seolah-olah tak bersalah dalam kasus itu.
Bahkan, pelaku sempat mendatangi TKP karena merasa termasuk keluarga dekat.
Saat Suwarno diamankan dan diinterogasi sebagai saksi, polisi berhasil memeriksa seluruh alibinya dengan membawanya ke tempat-tempat yang disebutkan dalam kesaksian awal.
“Kita lakukan pengecekan sesuai alibi pelaku, semua terpatahkan. Akhirnya dia mulai membuka di mana titik dia membakar korban, titik dia menanam barang bukti di tengah sawah juga akhirnya kita temukan,” jelas Margono seperti dilansir Radar Jombang.
Kepada polisi, menurut Margono, Suwarno awalnya hanya datang untuk menemui korban untuk bertamu, seperti banyak pertemuan sebelumnya.
“Namun pelaku tidak dihiraukan sama korban, sehingga merasa emosi hingga kemudian melakukan pembunuhan tersebut,’ jelasnya.
Mutmainah dikenal warga sebagai orang pintar alias dukun di Jombang.
Kapolsek Tembelang AKP Fadilah menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan anak korban yang meyakini ibunya menghilang bersama Toyota Kijang Innova Reborn miliknya, Senin pagi.
Pihak keluarga menemukan hilangnya sprei di kamar dan menemukan bercak darah di bantal korban.
Polisi yang menyelidiki akhirnya menemukan mayat korban dalam kondisi hangus terbakar di tempat pembuangan sampah liar pada areal hutan Desa Lawak, Ngimbang, Lamongan. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma