radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Ahmada Zaini, 42, asal Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan menjadi korban amukan massa.
Gara – garanya, dia tepergok mencuri motor S 4673 KF milik Imam Khanafi, 41, asal Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Rabu pagi (22/10).
Tersangka diamankan anggota Polsek Solokuro saat berada di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro.
‘’Tersangka telah diamankan, kini masih dilakukan pemeriksan lebih lanjut,’’ kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.
Dia menjelaskan, awalnya motor milik korban diparkir di teras rumah dengan posisi tidak terkunci setir.
Tersangka yang dibonceng temannya, berhenti di depan rumah korban.
Merasa situasi sepi, tersangka lalu menuntun kendaraan roda dua milik korban.
‘’Motor kemudian dikendarai tersangka, mesin tidak dihidupkan, tapi motor didorong oleh temannya (dengan kendaraannya yang mesinnya hidup),’’ jelas Hamzaid.
Ada motor mesin mati didorong dengan bantuan motor mesin hidup itu menimbulkan kecurigaan warga di warung kopi desa setempat.
Warga berhasil mengejar motor itu ketika berada di Desa Dagan, kecamatan setempat.
Jaraknya sekitar 3 kilometer (km) dari lokasi motor korban diparkir.
Ketika motor diminta diberhentikan, teman tersangka memilih melarikan diri.
Tersangka yang sendirian akhirnya menjadi sasaran amuk massa.
Tersangka kemudian dibawa ke Balai Desa Banyubang.
Warga kembali menghakimi tersangka. Polisi yang datang akhirnya mengamankan tersangka.
‘’Barang bukti yang diamankan, dua kunci T serta peralatan yang lainnya, dan satu motor Honda Vario warna hitam,’’ ujar Hamzaid. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma