Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Alvi yang Memutilasi Tiara Angelina Saraswati Ternyata Pernah Nyantri di Jombang, Pihak SMA Sekolahnya Dulu Mengenali Perilakunya Seperti Ini

Achmad RW • Kamis, 11 September 2025 | 03:54 WIB
Alvi Maulana (kiri) yang sempat nyantri di Jombang dan gurunya (kanan) menceritakan tabiat aslinya saat di pondok (Achmad RW/Radar Jombang)
Alvi Maulana (kiri) yang sempat nyantri di Jombang dan gurunya (kanan) menceritakan tabiat aslinya saat di pondok (Achmad RW/Radar Jombang)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Meski berasal dari Kecamatan Rantau Utara, Labuhan Batu, Sumatera Utara, Alvi Maulana, 24, yang memutilasi kekasihnya Tiara Angelina Saraswati, 25, warga Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, sudah lama di Jawa Timur.

Bahkan, dia beberapa tahun menimba ilmu di Jombang.

Berdasarkan data, Alvi pernah bersekolah di SMA Budi Utomo Gadingmangu, di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang, yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Gadingmangu Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII).

Dia bersekolah sejak 2016 dan lulus pada 2019.

Kekejian yang dilakukan Alvi itu membuat pihak SMA tersebut kaget.

"Kami benar-benar tidak tahu awalnya, baru tahu juga info hari ini memang dia alumni SMA Budi Utomo Gadingmangu," terang Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu Heboh Handono Pribadi Luhur seperti dilansir Radar Jombang.

Selama 3 tahun bersekolah SMA itu, Alvi tinggal di asrama putra PP Gadingmangu LDII.

"Yang saya ketahui (Alvi, red) lulus tahun 2019, lulusan corona (covid-19). Dia juga nyantri di sini," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Handono, Alvi adalah siswa yang dikenal tak neko-neko di sekolahnya waktu itu.

Alvi juga tidak pernah terlibat permasalahan di sekolah.

"Soal prestasi juga tergolong biasa-biasa saja," katanya.

Kabar Alvi melakukan mutilasi terhadap pacarnya itu membuat Handono dan civitas sekolah lainnya kaget.

Perbuatan Alvi yang membunuh dan memutilasi jasad Tiara menjadi ratusan potongan itu sangat bertolak belakang dengan ajaran PP Gadingmangu di SMAN Budi Utomo Gadingmangu.

"Tidak terbayangkan oleh kami. Karena kami di bawah naungan PP Gadingmangu ini terkait dengan karakter ini menjadi prioritas kami," ujarnya.

Seperti diberitakan, kasus itu berawal saat Alvi pulang dinihari.

Tiba di tempat kos, pintu dikunci dari dalam oleh Tiara.

Hingga akhirnya terjadi percekcokan yang berujung pembunuhan dan mutilasi terhadap jasad Tiara.

Sebagian potongan tubuh itu kemudian dibuang di Pacet. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#pondok pesantren #jombang #Tiara Angelina Saraswati #lamongan #Alvi maulana #pelaku mutilasi