LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Isak tangis pecah saat jenazah Tiara Angelina Saraswati, perempuan asal Perumnas Made Kidul, Lamongan, tiba di rumah duka, Selasa (9/9) malam. Korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di kawasan Pacet, Mojokerto, itu dibawa menggunakan mobil jenazah RS Bhayangkara Pusdik Sabhara dalam peti berwarna putih sekitar pukul 20.00 WIB.
Ayah korban, Setyawan Darmadi, tak kuasa menahan duka. Ia bahkan sempat pingsan sebelum memasuki rumah duka dan harus dibopong oleh kerabat.
Setelah disemayamkan sejenak, jenazah Tia kemudian disalatkan di Masjid Nurul Yaqin, yang berjarak tidak jauh dari rumah korban. Usai disalatkan, prosesi pemakaman dilaksanakan di TPU Desa Made, Lamongan, dan diiringi banyak warga serta kerabat dekat.
Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, menyampaikan belasungkawa sekaligus berterima kasih kepada semua pihak yang membantu hingga proses pemakaman tia berjalan lancar.
“Yang utama kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya, baik dari pihak kepolisian, rumah sakit Bhayangkara Porong, maupun seluruh masyarakat yang memberi dukungan. Harapan kami, peristiwa ini bisa menjadi perhatian bersama agar tidak terulang lagi,” ujarnya.
Eko menambahkan, kasus tragis yang menimpa Tia seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam pendampingan anak muda di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Remaja masih membutuhkan bimbingan. Jika ada masalah, harus ada tempat untuk berbagi dan meminta perlindungan,” tuturnya. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta