LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO — Aksi perampokan bersenjata api (bersenpi) dan bersenjata tajam (bersajam) melancarkan aksinya di sebuah minimarket Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Minggu malam (7/9). Pelaku lebih dari dua orang tersebut diketahui kabur menggunakan mobil.
Kejadian terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, dua karyawan minimarket, Fatchur Rohmat, 32, dan Nur Fahmi Rahman, 20, baru saja menutup toko.
Saat itu, folding door (pintu lipat) belum tertutup rapat, karena keduanya masih menghitung uang. Saat itulah, tiga pelaku mengenakan hoodie dan penutup wajah hitam merangsek masuk.
''Memang benar adanya kejadian tersebut. Tentunya kini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.
Berdasarkan keterangan karyawan, salah satu pelaku menodongkan pistol ke perut korban dan meminta kunci brankas. Karena tidak diberikan, pelaku sempat meletuskan senjata ke lantai.
Karyawan yang ketakutan akhirnya menyerahkan kunci dan diminta menunjukkan lokasi brankas di gudang toko.
“Setelah mengetahui, pelaku membawa beberapa rokok berbagai merek di dalam gudang,” imbuhnya.
Tak berhenti di situ, kedua karyawan diikat dengan tali rafia dan mulut mereka dilakban. Pelaku lalu menggasak uang tunai sekitar Rp 20 juta serta rokok aneka merek. Setelah para pelaku kabur, korban berusaha melepaskan ikatan dan meminta pertolongan ke warung di seberang minimarket. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pucuk.
“Pelaku sendiri membawa mobil saat melakukan aksinya dan melarikan diri ke arah barat,” ungkap Hamzaid. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta