Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Pendukung Gresik United Diperiksa di Polres Lamongan, Manajemen Ultras Gresik Lakukan Evaluasi

Arya Nata Kesuma • Kamis, 31 Oktober 2024 | 04:32 WIB

 

DIKUMPULKAN: Pendukung Gresik United di Mapolres Lamongan Senin malam. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
DIKUMPULKAN: Pendukung Gresik United di Mapolres Lamongan Senin malam. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

radarlamongan.jawapos.com – Gresik – Adanya pendukung Gresik United yang diperiksa Polres Lamongan direspons manajemen Ultras Gresik, suporter Gresik United.

Ketua Umum Ultras Gresik, Imam Junaidi Kusumo, menyatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi. 

‘’Benar kejadian tersebut. Kami masih koordinasi dan evaluasi,’’ kata Imam.

Selasa (29/10) Polres Lamongan masih memeriksa 25 pendukung Gresik United.

Mereka diduga ikut terlibat insiden pengeroyokan terhadap Ainul Rizky, 20, asal Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, Tuban di wilayah Kecamatan Babat (28/10).

‘’Sampai saat ini masih 25 suporter dimintai keterangan lebih lanjut,’’ ucap Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid.

Sebelumnya, 220 suporter Gresik United diamankan di Mapolres Lamongan.

Mereka menumpangi enam bus, serta satu elf dan truk. 

‘’Semua kendaraan sudah pulang semua, bersamaan dengan suporter lainya,’’ imbuhnya.

Pengeroyokan itu terjadi saat pendukung Gresik United pulang setelah menonton lanjutan Liga 2 antara Gresik United vs Deltras Sidoarjo di Stadion Tuban Sport Center yang berakhir imbang, 1 - 1.

Saat di wilayah Babat,  ada Ainul Rizky yang hendak melakukan COD ban motor.

Korban mengambil foto di sekitar lokasi sebagai penanda tempat COD.

Namun, suporter Gresik United menganggap korban mengabadikan video mereka.

Sehingga, menimbulkan amarah.

Mereka lalu mengeroyok korban.

Akibatnya, korban mengalami luka di kepala. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#ultras gresik #pengeroyokan #gresik united #polres lamongan