Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Tertangkap Hendak Bawa Kabur Honda C70 di Bengkel, Pencuri Motor Lain Beraksi

Arya Nata Kesuma • Kamis, 24 Oktober 2024 | 03:43 WIB
BARANG BUKTI: Motor Honda C70 yang hendak dicuri dari bengkel di Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun. (GAMAL A/RDR.LMG)
BARANG BUKTI: Motor Honda C70 yang hendak dicuri dari bengkel di Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun. (GAMAL A/RDR.LMG)

radarlamongan.jawapos.com – Lamongan - Pencuri motor di bengkel milik Agus Mulyono, 52, di Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun, berhasil ditangkap.

Tersangkanya, M Amir, 37, warga Desa Duduk Lor, Kecamatan Glagah.

‘’Tersangka diamankan setelah kedapatan membawa motor,’’ kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, Selasa (22/10).  

Dia menjelakan, Senin (21/10) malam, korban melihat tersangka mondar – mandir berada di sekitar bengkel.

Saat korban masuk ke rumah, tersangka ke bengkel dan mencoba menghidupkan mesin motor Honda C70.

Apes bagi tersangka. Mesin motor tak bisa hidup.

Korban yang akhirnya mengetahui kejadian itu berteriak minta tolong.

Tersangka lalu mendorong motor itu.

Namun, tersangka terjatuh di pinggir kompresor.

Warga yang datang ke lokasi, kemudian menangkap tersangka.

Bahkan beberapa warga memberikan hadiah bogem mentah.

Hingga saat ini, tersangka masih dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, pencurian motor dengan modus mengajak korban melihat adik pelaku yang ditabrak kembali terjadi.

Kali ini kejadiannya di jalan arah menuju Desa Balun, Kecamatan Turi.

Kasus ini diketahui setelah  Sutrisno, 49, asal Desa Balun, melaporkan motor barunya hilang setelah dibawa anaknya Firman, 14.

Firman bersama temannya dihentikan dua orang tak dikenal di tengah jalan.

‘’Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Ipda Hamzaid.

Dia menjelaskan, Firman bersama temannya berboncengan motor baru yang belum keluar nopolnya.

Di lokasi kejadian, motor itu dihentikan dua orang tak dikenal.

Alasannya, Firman telah menabrak adik pelaku.

Untuk membuktikannya, pelaku mengajak Firman berboncengan.

Sementara teman Firman menunggu di lokasi kejadian.

‘’Akhirnya Firman diturunkan di belakang Hotel Bougenville,’’ jelas Hamzaid.

Firman ditinggal dengan alasan pelaku ingin menjemput adiknya.

Sementara pelaku yang bersama temannya Firman, juga pergi dengan alasan menjemput rekannya.

‘’Atas kejadian tersebut, mengalami kerugian Rp 20 juta,’’ ujar  Hamzaid. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#karangbinangun #bengkel #glagah #pencurian motor