RSU MUHAMMADIYAH BABAT Raih Penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award Inspiring Healthcare Figures

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:58 WIB
TUMBUH DAN BERKEMBANG IKUTI ZAMAN: Gedung RSU Muhammadiyah Babat yang berdiri megah. Selain peralatan modern, RSU Muhammadiyah Babat menerapkan nilai-nilai islami dalam pelayanannya.
TUMBUH DAN BERKEMBANG IKUTI ZAMAN: Gedung RSU Muhammadiyah Babat yang berdiri megah. Selain peralatan modern, RSU Muhammadiyah Babat menerapkan nilai-nilai islami dalam pelayanannya.

SIRSMA Predikat Istimewa, Buktikan Layanan Kesehatan Modern Berbasis Syariah, Merawat Pasien dengan Empati dan Bimbingan Rohani

 

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Waktu, dalam lipatan enam tahun yang bersahaja, kerap kali menyembunyikan keajaiban bagi jiwa - jiwa yang tekun menanam keikhlasan. Di tepi jalan raya Babat – Surabaya KM 4, Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, sebuah bangunan berdiri tegak bukan sekadar menjulang dari batu dan semen. Ia menjadi oase tempat rasa sakit ditawarkan, dan harapan kembalinya kebugaran disemaikan.

Langkah senyap RSU Muhammadiyah Babat dalam menghadirkan mutu medis bernapas syariah itu mendulang apresiasi. Kamis lalu (17/9), panggung Aston Hotel Bojonegoro menjadi saksi saat hospitalia ini dianugerahi penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award untuk Kategori Inspiring Healthcare Figures.

Bagi rumah sakit yang dirintis Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat tersebut, usia enam tahun bagaikan kepompong yang baru saja merekah menjadi kupu - kupu indah. Menilik sejatinya, ia berevolusi dari balai pengobatan sederhana di Jalan KH Ahmad Dahlan menjadi rumah sakit rujukan modern yang mengawinkan presisi medis dengan keteduhan Islam.

Jemari teknologi turut menyapa di RSU Muhammadiyah Babat. Rekam medik elektronik secara menyeluruh diterapkan. Sebuah kesiapan menatap zaman agar pelayanan kian presisi, cepat, dan terintegrasi demi keselamatan tiap - tiap jiwa yang berobat.

Tak berhenti pada akreditasi Paripurna dari LARSI sejak 2022, pada Januari 2026 rumah sakit ini memetik buah manis berupa sertifikasi SIRSMA (Standar Islami Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah) berpredikat “ISTIMEWA”. Nilai keislaman tak sekadar papan nama, melainkan meresap dalam kehalalan hidangan, etika kerja, hingga bimbingan rohani. Di sudut - sudut ruang inap, lantunan doa, dzikir, dan konseling spiritual hadir memeluk rasa cemas, menjalin kesembuhan yang utuh antara raga dan jiwa. Pendekatan ini memperlihatkan upaya rumah sakit memandang kesehatan secara lebih utuh, tidak hanyamenyentuh aspek fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan spiritual pasien. 

Denyut kepedulian RSU Muhammadiyah Babat tak hanya terlihat melalui pelayanan di dalam rumah sakit. RSU ini juga mengetuk pintu – pintu rumah warga melalui Posyandu Lansia di sembilan titik saban bulan, bakti sosial pengobatan gratis, hingga ‘’tradisi’’ khitan gratis saban Jumat. Langkah tersebut kian paripurna lewat keikutsertaan dalam program Srikandi BPJS Kesehatan guna meluaskan payung perlindungan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial RSU Muhammadiyah Babat kepada masyarakat sekaligus bagian dari semangat dakwah dan pelayanan kemanusiaan yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah.

PENGABDIAN BERBUAH APRESIASI: Direktur RSU Muhammadiyah Babat,
 dr Fara Nurdiana, M.kes. menerima penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award Kategori Inspiring Healthcare Figures di Aston Hotel Bojonegoro.
PENGABDIAN BERBUAH APRESIASI: Direktur RSU Muhammadiyah Babat, dr Fara Nurdiana, M.kes. menerima penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award Kategori Inspiring Healthcare Figures di Aston Hotel Bojonegoro.

Perjalanan enam tahun RSU Muhammadiyah Babat  bukan sekadar cerita tentang sebuah rumah sakit yang tumbuh secara fisik. Ini adalah kisah tentang transformasi sebuah amal usaha Muhammadiyah yang berusaha menjawab kebutuhan masyarakat melalui perpaduan antara profesionalisme medis, teknologi, mutu pelayanan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman.

Bagi RSU Muhammadiyah Babat, enam tahun menjadi sebuah tonggak sekaligus titik dari sejarah panjang pelayanan kesehatan Muhammadiyah di Babat. RSU ini kini menatap masa depan dengan visi menjadi rumah sakit rujukan pilihan kelas C dengan pelayanan paripurna yang profesional dan Islami. 

Di usia yang masih muda, tantangannya memang tidak ringan. Namun capaian dalam enam tahun terakhir menunjukkan satu hal: RSU Muhammadiyah Babat sedang membangun bukan hanya sebuah rumah sakit, melainkan sebuah ekosistem pelayanan kesehatan yang berusaha menghadirkan kesembuhan dengan ilmu, pelayanan dengan empati, dan pengabdian dengan nilai-nilai Islam. (*)

RSU Muhammadiyah Babat/Gemini AI
RSU Muhammadiyah Babat/Gemini AI
Editor : Arya Nata Kesuma
RSU MUHAMMADIYAH BABAT inspiring healthcare radar bojonegoro award