Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Lamongan Deteksi 3.130 Kasus Tuberkulosis, Dinkes Gencarkan Skrining

Rika Ratmawati • Senin, 29 Desember 2025 | 22:29 WIB
Dinas Kesehatan Lamongan gencar melakukan skrinning untuk mendeteksi penyebaran penyakit TB.
Dinas Kesehatan Lamongan gencar melakukan skrinning untuk mendeteksi penyebaran penyakit TB.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan terus menggencarkan skrining tuberkulosis (TB). Hingga bulan ini, hasil skrining yang melibatkan seluruh kader di Lamongan mendeteksi sebanyak 3.130 kasus, dengan jumlah 83 kasus kematian akibat micobakteryum tuberculosis tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr. Chaidir Annas menjelaskan, sebenarnya untuk kasus meninggal bukan murni karena penyakit TB saja. Namun, penderita juga didiagnosa TB kemudian kondisinya memburuk karena penyakit penyerta lainnya.

TB merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru dan bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti tulang, otak, dan ginjal. Karena itu, skrining masif ini sebagai upaya deteksi dini agar penderita bisa diobati. “TB ini bisa disembuhkan dengan pengobatan teratur sesuai anjuran dokter,” ujarnya.

Menurut dr. Annas, untuk kasus yang ditemukan semuanya dalam masa pengobatan dan sebagian sudah sembuh. Pengobatan TB sendiri menyesuaikan kondisi tubuh, yakni beberapa ada yang sembuh dengan pengobatan rutin enam bulan. Jika pengobatan terputus, biasanya harus mengulang. Tapi semua harus dikonsultasikan dengan dokter.

Dia mengatakan, pengobatan TB bisa diperoleh di puskesmas atau fasilitas kesehatan lain. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, karena jika ditemukan kasus akan diberikan pengobatan.

Annas menuturkan, untuk memutus penularan TB langkah yang dilakukan dengan penemuan skrining secara aktif dan pasif pada kelompok risiko (kontak serumah, kontak erat perokok, penderita DM, ODHA).

Diagnosa secara tepat menggunakan TCM rontgen, pengobatan TB sesuai standar, pencegahan di rumah menggunakan masker, memastikan ventilasi cahaya cukup, dan pemberian terapi pencegahan.

Saat ini, untuk meningkatkan skrining juga melibatkan kader posyandu dengan harapan Lamongan bisa eliminasi TB. “Kita upayakan pencegahan, pengobatan sedini mungkin, dan meminimalisasi penularan,” tuturnya. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #tb #dinas kesehatan #tuberkulosis